2 Contoh Studi Literatur beserta Pengertiannya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Studi literatur merupakan salah satu metodologi penelitian yang dipakai untuk mengumpulkan data melalui sumber-sumber yang sudah pernah dibuat sebelumnya. Untuk memahami terkait studi literatur, maka perlu mengetahui penjelasan contoh studi literatur.
Penggunaan studi literatur tersebut memiliki tujuan untuk melakukan pengembangan aspek teoritis dan juga aspek praktis. Sehingga melalui studi tersebut dapat mencari dan membuat hipotesis penelitian.
Pengertian Studi Literatur
Dikutip dari buku Metodologi Penelitian, Utari, dkk (2024:75), studi literatur adalah kunci dalam menuliskan karya ilmiah dengan cara melakukan pengumpulan berbagai sumber referensi yang terpercaya dan valid.
Di mana studi literatur tersebut dalam penelitian memiliki beberapa fungsi penting. Adapun beberapa fungsinya sebagai berikut.
Memberikan sebagai definisi atau pengertian yang jelas mengenai permasalahan yang akan diteliti.
Membuat batasan permasalahan agar lebih fokus dalam masalah utama yang akan dijadikan sebagai objek kajian penelitian.
Untuk menghindari terjadinya peniruan ataupun plagiarisme baik yang disengaja atau tidak disengaja.
Untuk menghubungkan antara berbagai penemuan baru dengan pengetahuan terdahulu. Dari hal tersebut kemudian dapat dijadikan sebagai saran untuk melakukan penelitian selanjutnya.
Sebagai kajian pustaka dan mengarahka peneliti untuk dapat melakukan pengembangan kerangka berfikir penelitian.
Untuk melakukan pengembangan hipotesis penelitian.
Kumpulan Contoh Studi Literatur
Contoh studi literatur berkaitan dengan poin-poin yang dibahas dalam penelitian. Berikut penjelasan contoh dari poin-poin studi literatur yang biasa digunakan.
1. Kajian Pustaka
Contoh yang pertama yaitu kajian pustaka. Kajian pustaka merupakan kumpulan teori yang diperoleh dari sumber-sumber yang akan dipakai sebagai bahan rujukan dalam melaksanakan penelitian atau membuat karya tulis ilmiah.
Dalam menuliskan kajian pustaka dapat mengambil sumber dari berbagai macam media seperti jurnal, artikel, dan skripsi. Di mana sumber-sumber tersebut harus valid. Tujuan penulisan kajian pustaka tersebut untuk menjawab atau menemukan solusi dari topik masalah yang menjadi akar penelitian.
2. Kerangka Teori
Kerangka teori adalah gambaran atau rencana yang berisi mengenai penjelasan semua hal yang digunakan untuk bahan penelitian. Di mana kerangka teori tersebut berlandaskan pada hasil dari penelitian yang akan dilakukan.
Kerangka teori harus disusun sebelum melakukan penelitian karena berisi detail mengenail variabel yang menjadi kunci dari objek penelitian. Isi dari kerangka tersebut berupa glosarium yang memuat semua istilah penting yang berkaitan dengan topik penelitian yang akan dilakukan.
Baca Juga: Jenis-Jenis Sampling untuk Metode Penelitian atau Riset
Itulah tadi penjelasan beberapa contoh studi literatur yang selalu digunakan dalam melakukan penelitian. Perlu diingat bahwa dalam melakukan studi literatur harus berdasarkan sumber yang valid. (PAM)
