Konten dari Pengguna

2 Contoh Teks Eksplanasi Fenomena Alam Singkat

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 3 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Contoh Teks Eksplanasi Fenomena Alam Singkat. Sumber: Unsplash/Elisa Calvet
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Teks Eksplanasi Fenomena Alam Singkat. Sumber: Unsplash/Elisa Calvet

Teks eksplanasi adalah salah satu jenis teks yang dipelajari dalam mata pelajaran bahasa Indonesia. Salah satu bentuk teks eksplanasi adalah mengenai fenomena alam. Terdapat beberapa contoh teks eksplanasi fenomena alam singkat yang dapat dijadikan referensi.

Tidak hanya fenomena alam, teks eksplanasi juga menjelaskan tentang peristiwa yang terkait dengan masalah sosial dan budaya. Teks eksplanasi dibuat untuk menceritakan proses-proses yang berkaitan dengan pembentukan fenomena alam, sosial, ilmu pengetahuan, dan budaya.

Contoh Teks Eksplanasi Fenomena Alam Singkat

Ilustrasi Contoh Teks Eksplanasi Fenomena Alam Singkat. Sumber: Unplash/Antonio Grob

Mengutip buku Metamorfosis Teks Eksplanasi dalam Kehidupan, Rizka Desriani, dkk (2020:149), teks eksplanasi adalah teks atau bacaan yang disusun dengan tujuan untuk menjelaskan suatu proses terjadinya suatu fenomena. Ada banyak contoh teks eksplanasi fenomena alam singkat yang dapat dipelajari.

Tujuan teks eksplanasi adalah untuk memberikan pemahaman secara detail dan jelas mengerti mengenai fenomena yang terjadi sekaligus menambah wawasan pembaca. Berikut adalah beberapa contoh teks eksplanasi fenomena alam yang dapat dijadikan referensi penulisan.

Contoh 1

Gempa Bumi

Gempa bumi adalah getaran atau guncangan yang terjadi di permukaan bumi yang disebabkan oleh pelepasan energi dari dalam bumi secara tiba-tiba. Gempa bumi dapat terjadi di mana saja, tetapi lebih sering terjadi di daerah yang dekat dengan patahan lempeng bumi.

Gempa bumi dapat diklasifikasikan berdasarkan beberapa faktor, yaitu kekuatannya, kedalamannya, dan jenisnya. Kekuatan gempa bumi diukur dengan skala Richter, yang berkisar antara 0 hingga 9. Gempa bumi dengan kekuatan 7 atau lebih dapat menyebabkan kerusakan yang signifikan. Kedalaman gempa bumi juga dapat mempengaruhi kerusakan yang terjadi.

Gempa bumi yang dangkal akan lebih merusak daripada gempa bumi yang dalam. Gempa bumi dangkal terjadi di dekat permukaan bumi, sedangkan gempa bumi dalam terjadi di kedalaman lebih dari 60 kilometer. Jenis gempa bumi juga dapat mempengaruhi kerusakan yang terjadi. Gempa bumi tektonik adalah jenis gempa bumi yang paling umum terjadi. Gempa bumi tektonik terjadi karena pergerakan lempeng bumi. Gempa bumi tektonik dapat menyebabkan kerusakan yang signifikan, terutama di daerah yang dekat dengan pusat gempa.

Contoh 2

Tanah Longsor

Beberapa kali kita melihat terjadinya peristiwa tanah longsor, terutama di area pegunungan. Baik dalam skala kecil ataupun dengan skala yang lebih luas. Hal ini tetap menimbulkan bahaya bagi warga di sekitarnya.

Tanah longsor lebih mudah terjadi pada saat musim hujan. Tebing dengan kondisi tanah yang kurang kuat akan runtuh ke bawah saat air hujan menggerus bagian tanah tersebut.

Makin besar volume tanah yang tergerus maka makin besar volume longsor yang terjadi. Makin besar kondisi hujan yang terjadi maka makin besar pula potensi terjadinya tanah longsor.

Tanah longsor dapat dihindari dengan pembuatan turap di sekitar tebing yang berpotensi. Namun, demikian hendaknya warga yang ada di sekitar area tersebut selalu berhati-hati saat melewatinya.

Baca juga: Contoh Persuasi, Ciri, dan Struktur Teks Persuasi

Itu dia beberapa contoh teks eksplanasi fenomena alam singkat yang dapat dijadikan bahan pembelajaran maupun referensi untuk menulis teks eksplanasi. Perlu diingat bahwa penulisan teks eksplanasi harus memberikan penjelasan secara rinci terhadap suatu fenomena. (BAI)