2 Contoh Teks Eksplanasi Singkat tentang Fenomena Alam

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Fenomena alam merupakan kejadian yang terjadi secara alami dan sering kali memengaruhi kehidupan manusia. Untuk memahami proses terjadinya peristiwa-peristiwa tersebut, ada contoh teks eksplanasi singkat untuk menjabarkan proses terbentuknya sebuah fenomena alam.
Menurut buku Pembelajaran Menulis Teks: Suatu Pendekatan Kognitif, Dina Ramadhanti, Diyan Permata Yanda (2022:117), teks eksplanasi ditulis dengan memperhatikan struktur dan kaidah-kaidah kebahasaannya.
Dari segi struktur, teks eksplanasi terdiri atas pernyataan umum tentang suatu hal atau fenomena, serangkaian paragraf yang menceritakan bagaimana atau mengapa dan simpulan.
Contoh Teks Eksplanasi Singkat yang Informatif dan Mudah Dipahami
Dari segi kebahasaan, teks eksplanasi menggunakan ciri khas, seperti kata teknis yang sesuai dengan topik, konjungsi kausalitas atau sebab-akibat, serta kalimat pasif untuk menjelaskan proses secara objektif.
Penggunaan istilah ilmiah dan penyampaian informasi berdasarkan fakta juga menjadi bagian penting dalam membentuk teks eksplanasi yang informatif dan mudah dipahami.
Agar lebih memahami, ada contoh teks eksplanasi singkat mengenai fenomena alam yang dapat dicermati di bawah ini.
1. Contoh Teks Eksplanasi tentang Angin Topan
Bagaimana Proses Terjadinya Topan?
Angin topan dikenal karena kekuatannya yang mampu menghancurkan rumah, menumbangkan pepohonan, bahkan mengangkat benda-benda di sekitarnya. Tapi, bagaimana sebenarnya angin topan bisa terbentuk?
Proses Pembentukan Angin Topan
Topan muncul di wilayah lautan dengan suhu tinggi. Suhu yang panas membuat air laut cepat menguap, menghasilkan uap air dalam jumlah besar. Uap ini naik ke atmosfer dan membentuk awan kumulonimbus. Di dalam awan besar ini terdapat pusaran angin yang mulai berputar kencang. Pusaran tersebut lama-kelamaan menguat dan menciptakan angin topan.
Mengapa Topan Disertai Hujan?
Kehadiran angin topan biasanya dibarengi dengan curah hujan yang tinggi. Hal ini disebabkan karena terbentuknya topan melibatkan akumulasi awan gelap dalam jumlah besar. Awan-awan mendung tersebut mengandung banyak uap air yang kemudian turun menjadi hujan deras. Oleh karena itu, menjelang topan, langit biasanya tampak gelap oleh kumpulan awan tebal.
2. Contoh Teks Eksplanasi tentang Gerhana Bulan
Gerhana Bulan: Sebuah Fenomena Langit yang Menarik
Gerhana bulan merupakan fenomena alam langka yang tidak terjadi setiap hari. Kejadian ini sangat dipengaruhi oleh posisi relatif antara bulan, bumi, dan matahari. Gerhana bulan biasanya terjadi secara berkala sesuai dengan rotasi dan revolusi bumi dan bulan.
Penyebab utama dari gerhana bulan adalah kemiringan orbit bulan terhadap bidang edar bumi atau ekliptika. Ketika orbit bulan memotong bidang ekliptika di dua titik tertentu yang disebut node, maka di titik itulah gerhana bulan dapat terjadi.
Walaupun bulan tertutup bayangan bumi, kita masih bisa melihat wujudnya. Ini disebabkan oleh cahaya matahari yang dibiaskan oleh atmosfer bumi menuju bulan. Cahaya ini sudah tersebar dan tersaring oleh atmosfer, sehingga yang sampai ke bulan adalah cahaya dengan nuansa kemerahan.
Itulah mengapa saat gerhana bulan berlangsung, bulan sering tampak berwarna merah tua, jingga, atau bahkan kecokelatan tergantung kondisi atmosfer saat itu.
Tidak seperti gerhana matahari yang memerlukan alat bantu untuk dilihat dengan aman, gerhana bulan dapat diamati langsung tanpa pelindung mata. Dalam tradisi Islam, peristiwa ini juga menjadi momen dianjurkannya melaksanakan salat gerhana.
Secara ilmiah, gerhana bulan terjadi ketika bumi berada tepat di antara bulan dan matahari, sehingga bayangan bumi menutupi sebagian atau seluruh permukaan bulan. Kondisi ini membuat sinar matahari tidak langsung mencapai bulan, menyebabkan bayangan bumi tampak menutupi bulan secara perlahan.
Melalui contoh teks eksplanasi singkat, dapat terlihat bagaimana teks eksplanasi berfungsi menjabarkan proses alam secara runtut dan berdasarkan fakta.
Dengan memahami fenomena seperti angin topan dan gerhana bulan melalui teks eksplanasi, diharapkan pembaca mampu menambah wawasan serta memiliki pemahaman yang lebih mendalam. (VAN)
Baca juga: Prinsip Etika Lingkungan dan Penjelasan Lengkapnya
