2 Contoh Teks Khutbah Jumat tentang Tahun Baru Hijriyah

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Khutbah Jumat tentang Tahun Baru Hijriyah dapat mengangkat berbagai tema seputar motivasi diri atau nilai-nilai Islam. Momentum tahun baru Islam dapat digunakan oleh umat muslim untuk menyusun agenda pribadi agar dapat berubah menjadi insan yang lebih baik.
Dikutip dari buku Dialektika Islam dan Budaya Nusantara, Suprapto (2020:43), tanggal 1 Muharam bukan hanya menandai tahun baru Islam dalam sistem penanggalan Hijriah, melainkan banyak peristiwa penting dalam sejarah Islam.
Contoh Materi Khutbah Jumat Tentang Tahun Baru Hijriyah
Tema yang diangkat dalam khutbah Jumat tentang Tahun Baru Hijriyah sangat beragam. Namun yang terpenting adalah membahas nilai-nilai agama yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Berikut ini adalah beberapa contoh khotbah Jumat yang dapat dijadikan referensi.
Contoh Khotbah 1
Jemaah Jumat rahimakumullah...
Tahun Baru Islam telah datang. Mari tinggalkan banyak kenangan di masa lalu. Apa pun hal yang sudah terjadi, mari akhiri dengan membaca Hamdalah, Alhamdulillah.
Kenangan baik-buruk, suka-duka, semua pasti membawa hikmah. Jika mengingat ada sejumput masa lalu yang dipenuhi kemaksiatan, hendaknya disesali sembari meminta ampunan kepada Allah subhanahu wa ta'ala.
Pergantian tahun hijriah ini sebaiknya diisi dengan berbagai aktivitas penuh kebaikan. Jauhkan diri dan keluarga kita dari beragam kegiatan penuh kesia-siaan. Di luar sana mungkin ada sebagian orang memilih untuk hura-hura merayakan pergantian tahun, tetapi bagi umat muslim, mari diisi perenungan dan komitmen menjadi lebih baik di masa mendatang.
Contoh Khotbah 2
Ma’asyiral muslimin rahimakumullah
Tahun Baru Hijriah telah tiba. Artinya, umat muslim telah melangkah menuju babak baru dalam kehidupan. Apa yang akan dilakukan di masa mendatang, haruslah lebih baik dari waktu lalu atau pun hari ini.
Salah satu perbaikan yang bisa dilakukan untuk menyambut tahun baru Hijriah adalah mengendalikan lisan dan tangan dari perbuatan zalim. Tahukah jemaah, lisan dan tangan ini kadang dengan sengaja atau tanpa sengaja telah melukai sesama. Luka tersebut bisa berupa lara hati hingga fisik.
Lisan dan tangan merupakan anugerah dari Allah untuk digunakan sebagai penunjang kegiatan sehari-hari.
Oleh sebab itu, mari jaga lisan dan tangan dari berbagai perbuatan dosa. Jauhkan diri ini dari penyakit hati seperti ghibah, namimah (adu domba), dusta, umpatan, dan makian. Jaga pula tangan dari tindakan menyakiti dalam wujud apa pun seperti memukul, merampas hak, atau mencuri.
Demikianlah contoh khutbah Jumat tentang tahun baru Hijriyah yang dapat dipergunakan sebagai referensi. Semoga umat muslim dapat menjadi manusia yang lebih baik lagi di tahun yang baru. (EA)
Baca juga : Sejarah 1 Muharram Sebagai Tahun Baru Islam
