2 Fungsi Paku Bumi pada Bangunan

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bagi anak teknik sipil sudah tidak asing lagi dengan paku bumi. Paku bumi dikenal dengan tiang pancang yang dipasang sebelum membangun sebuah bangunan atau gedung. Namun, banyak orang awam yang belum mengetahui fungsi paku bumi.
Jika dilihat lebih dekat, paku bumi memiliki ujung berbentuk runcing seperti rudal. Bentuk ini dimaksudkan agar mempermudah dalam melakukan pemasangan terutama ketika ditancapkan dalam tanah.
2 Fungsi Paku Bumi yang Ditancapkan di Tanah
Dikutip dari buku Konstruksi Bangunan karya Rifana S.S.I. Kawet (2018:57), untuk keadaan tanah kering dapat digunakan pondasi plat beton bertulang atau paku bumi beton bertulang. Agar lebih paham, berikut ini fungsi paku bumi pada bangunan.
Untuk memberikan sebuah dukungan untuk struktur bangunan dengan melakukan transfer beban ke dalam tanah. Pemasangan dilakukan dengan tegak lurus dari atas bangunan sehingga dapat menyalurkan tekanan melalui sumbu tiang.
Sebagai penahan gaya lateral pada sebuah bangunan. Hal ini dilakukan agar dapat menahan bangunan ketika terjadi gempa bumi dan angin kencang. Sehingga, bangunan tidak mudah roboh jika pondasi dasarnya lemah.
Pondasi yang dimiliki oleh paku bumi terbagi dalam dua bagian utama yang berperan aktif dalam menjaga kestabilan bangunan, yaitu pondasi dangkal dan dalam. Sebuah bangunan yang berat memiliki tingkat ketinggian tertentu wajib memiliki pondasi dalam.
4 Jenis-jenis Paku Bumi
Paku bumi dibuat sesuai dengan bahan pembuatan dan tujuannya karena tidak semua bangunan atau rumah menggunakan bahan yang sama. Berikut jenis-jenis paku bumi.
1. Kayu
Paku bumi jenis ini biasa digunakan dalam pembangunan rumah yang terbuat dari kayu. Salah satunya adalah rumah-rumah adat. Kayu yang dipilih merupakan jenis kayu pilihan dan memiliki kualitas sangat tinggi serta keras. Misalnya, kayu ulin dan kayu jati.
2. Baja
Paku bumi pertama kali terbuat dari baja dan memiliki ukuran bervariasi. Hal ini agar proses pemasangan mudah dan dapat digunakan untuk bangunan berukuran kecil sampai besar. Bahan ini adalah bahan paling kokoh sehingga dapat menahan beratnya bangunan lebih stabil.
3. Beton
Paku bumi jenis ini yang paling populer dan termasuk dalam beton precast yang dicor di suatu tempat. Setelah kering, pondasi ini dapat diantar kemudian siap dipasang untuk melaksanakan pembangunan.
4. Komposit
Jenis paku bumi ini memiliki dua atau lebih bahan yang berbeda. Bahan-bahan tersebut dicampur bersama untuk menghasilkan material baru dan sifatnya berbeda-beda tergantung bahan yang digunakan.
Baca Juga: Mengenal Fondasi Tiang Pancang dan Tipe Sesuai Kebutuhan Bangunan
Demikian beberapa informasi mengenai fungsi paku bumi yang dimiliki oleh sebuah konstruksi bangunan. Semoga lebih paham tentang paku bumi. (AYA)
