2 Fungsi Pembakar Spiritus dan Cara Menggunakannya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pembakar spiritus, atau spirit burner adalah alat sederhana yang sering digunakan dalam berbagai bidang, termasuk laboratorium, kedokteran, dan bidang pendidikan. Sebelum menggunakannya di laboratorium, penting untuk memahami fungsi pembakar spiritus ini.
Merujuk dari buku Pengenalan Alat-Alat Praktikum IPA, Rasmini, Haslinda, Muhammad Arsyad (2021:49), lampu spiritus atau pembakar spiritus merupakan sebuah alat yang berfungsi sebagai pembakaran untuk menghasilkan api.
Apa Saja Fungsi Pembakar Spiritus?
Spiritus adalah salah satu jenis zat kimia yang digunakan sebagai pelarut dan bahan bakar untuk pembakar alkohol dan kompor portabel. Pembakar spirtus salah satu alat pemanas yang digunakan dalam kegiatan praktikum kimia.
Fungsi pembakar spiritus dalam laboratorium dapat disimak pada ulasan berikut ini.
1. Alat Penunjang dalam Proses Pengujian
Pembakar spiritus memiliki peran penting sebagai alat penunjang dalam proses pengujian yang memerlukan pemanasan di dalamnya. Pengujian tersebut biasanya bersifat kualitatif dalam kimia analitik, misalnya pemanasan uji kualitatif pada beberapa peralatan berikut ini.
Tabung Reaksi, yaitu peralatan laboratorium berupa gelas berbentuk tabung sebesar kira-kira jari tangan manusia dewasa, yang terbuat dari kaca atau plastik, terbuka di bagian atasnya, dan biasanya alasnya berbentuk huruf-U. Fungsi tabung reaksi adalah untuk menampung, mencampur, atau memanaskan sejumlah kecil bahan kimia padat atau cair, terutama untuk uji kualitatif.
Erlenmeyer, yaitu salah satu alat gelas laboratorium yang memiliki beberapa fungsi, di antaranya yaitu untuk mewadahi bahan kimia cair; dalam proses titrasi berfungsi untuk menampung larutan yang akan digunakan; dapat dimaksimalkan untuk tempat pembiakan mikroba.
Gelas Beaker, yaitu wadah penampung yang berfungsi untuk mengaduk, mencampur, dan memanaskan cairan yang biasanya digunakan dalam laboratorium.
2. Alat untuk Menguapkan Bahan Kimia
Pembakar spiritus berfungsi pula sebagai alat untuk menguapkan arti bahan kimia dengan menggunakan cawan petri porselin.
Proses penguapan tersebut tentunya akan dibantu dengan rangkaian kaki tiga dan kawat kasa, sehingga proses penguapan sampel laboratorium akan lebih cepat terjadi.
Baca juga: Cara Menyimpan Alat Laboratorium dengan Aman dan Tepat
Cara Menggunakan Pembakar Spiritus
Menggunakan pembakar spiritus sangatlah mudah dan sederhana. Berikut langkahnya-langkanya:
Isi terlebih dahulu bahan bakar menggunakan spiritus.
Tutup dan diamkan beberapa saat hingga sumbu pembakar ini menyerap secara sempurna.
Jika pembakar spiritus sudah dapat digunakan untuk pengujian, cukup menyalakan alat ini dengan korek api.
Untuk mematikan alat ini, hanya perlu menutupkan kembali dengan penutupnya.
Tidak disarankan mematikan alat ini dengan cara meniup, karena meniupnya tidak akan dapat mematikan api yang menyala.
Di dalam laboratorium alat pemanasan pembakar spiritus tergolong alat konvensional. Yang dapat disimpulkan dari fungsi pembakar spiritus dalam laboratorium antara lain dapat digunakan sebagai alat pemanasan, penguapan dan sterilisasi.(VAN)
