2 Jenis-Jenis Jejak Karbon dan Penyebabnya

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apa itu jejak karbon? Jejak karbon merujuk pada jumlah emisi gas rumah kaca yang dihasilkan oleh suatu aktivitas atau entitas yang berkontribusi pada perubahan iklim global dan pemanasan global. Adapun jenis-jenis jejak karbon terdiri dari dua, yaitu jejak karbon primer dan jejak karbon sekunder.
Mengutip buku Manajemen Konstruksi, Dharwati Pratama Sari, Siti Nurjanah Ahmad, Wayan Mustika (2024:176), salah satu opsi untuk meminimalkan jejak karbon adalah dengan menggunakan material lokal.
Konstruksi hijau sudah seharusnya menggunakan material yang tidak beracun dan berbahaya, ramah lingkungan, tersedia secara lokal, bersertifikat, hasil daur ulang atau material yang terbarukan secara cepat.
Jenis-Jenis Jejak Karbon yang Perlu Diketahui
Jejak karbon merupakan akumulasi jumlah gas-gas emisi yang dihasilkan dari berbagai kegiatan manusia. Baik itu secara individu, keluarga, atau kelompok manusia yang lebih besar. Ada jenis-jenis jejak karbon yang perlu diketahui, yaitu:
1. Jenis Jejak Karbon Primer atau Primary Carbon Footprint
Jejak karbon dari proses pembakaran langsung bahan bakar fosil, timbul dari hasil jejak karbon primer. Hal ini mencakup kontribusi langsung dari kegiatan atau aktivitas yang menggunakan energi fosil, seperti batu bara, minyak bumi, atau gas alam.
Jejak karbon primer umumnya dapat diidentifikasi sebagai hasil dari beberapa penyebab utama sebagai berikut.
Pemakaian Kendaraan Bermotor
Proses pembakaran bahan bakar ini menghasilkan emisi karbon dioksida (CO2) dan gas rumah kaca lainnya yang langsung dilepaskan ke atmosfer.
Penggunaan Energi dalam Rumah Tangga
Aktivitas sehari-hari dalam rumah tangga, seperti pemanasan, pendinginan, dan penggunaan perangkat listrik, juga menyumbang pada jejak karbon primer.
Penggunaan energi fosil dalam pembangkit listrik atau peralatan rumah tangga dapat menghasilkan emisi yang berkontribusi pada pemanasan global.
Industri dan Proses Manufaktur
Proses-proses industri dan manufaktur yang menggunakan bahan bakar fosil untuk menggerakkan mesin atau memproses bahan baku dapat menyebabkan jejak karbon primer yang signifikan. Pabrik, kilang, dan tempat produksi lainnya seringkali menjadi sumber utama emisi gas rumah kaca.
2. Jenis Jejak Karbon Sekunder atau Secondary Carbon Footprint
Jejak karbon yang ditimbulkan dari proses siklus produk-produk yang digunakan, dari pembuatan hingga penguraian dihasilkan oleh jejak karbon sekunder.
Dengan kata lain, dalam jejak karbon sekunder, perhitungan mencakup seluruh rantai pasokan dan siklus hidup produk, termasuk proses produksi, transportasi, penggunaan, dan pembuangan. Berikut adalah beberapa penyebab utamanya.
Makanan
Makanan yang setiap hari dikonsumsi menjadi salah satu penyebab timbulnya jejak karbon. Hal ini terjadi karena makanan yang dikonsumsi mengalami proses pengolahan, berarti bukan konsumsi makanan yang diproduksi secara lokal.
Gaya Hidup Modern
Kehidupan masa kini tidak bisa lepas dari gaya hidup serba elektronik, seperti televisi, mobil listrik, laptop, telepon genggam, kompor listrik, dan lain sebagainya.
Nyatanya, kondisi ini menyebabkan rumah dengan perlengkapan bertenaga listrik menjadi salah satu sumber utama karbon dioksida.
Baca juga: 6 Kegunaan Senyawa Karbon dalam Kehidupan Sehari-hari
Setelah mengetahui jenis-jenis jejak karbon maka untuk mengurangi jejak karbon, baik pada tingkat individu maupun organisasional, diperlukan tindakan konkret.
Dengan memahami jenis-jenis jejak karbon dan penyebabnya, semua orang dapat lebih efektif dalam merancang strategi untuk mengurangi efek rumah kaca dan berkontribusi pada pelestarian lingkungan.(VAN)
