2 Jenis Titrasi Asam Basa beserta Cara Kerjanya

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Titrasi asam basa merupakan salah satu metode dalam analisa kimia yang digunakan secara kuantitatif di dalam laboratorium. Titrasi asam basa mempunyai beberapa jenis yang dapat dipelajari oleh pelajar di sekolah. Secara umum, jenis titrasi asam basa terdiri dari asidimetri dan alkalimetri.
Jenis dari titrasi asam basa ini mempunyai perbedaan di antara keduanya. Tidak hanya itu, di dalam asidimetri dibagi lagi menjadi beberapa bagian, begitu pula dengan jenis asam alkalimetri.
Jenis Titrasi Asam Basa
Titrasi asam basa memiliki fungsi yaitu sebagai penentu reaktan dan konsentrasi. Biasanya, dalam melakukan proses ini memerlukan peralatan yang mendukung seperti titrasi meter.
Mengutip buku yang berjudul Aplikasi Microsoft Excel Pada Program Titrasi Volumetri, Ibnu Khaldun (2019:29), jenis titrasi asam basa mempunyai empat pilihan jenis yaitu, titrasi asam kuat dengan basa kuat, titrasi basa kuat dengan asam kuat, titrasi asam kuat dengan basa lemah, dan titrasi basa kuat dengan asam lemah.
Berikut penjelasan lengkap mengenai jenis-jenis dari titrasi asam basa.
1. Titrasi Asidimetri
Titrasi asidimetri sering digunakan untuk mengetahui konsentrasi larutan basa dengan larutan asam sebagai bahan standarnya. Titrasi asidimetri dibagi lagi menjadi beberapa bagian, yaitu titrasi basa kuat dengan asam kuat, titrasi basa kuat dengan asam lemah, dan titrasi basa lemah dengan asam lemah.
2. Titrasi Alkalimetri
Berbeda dengan titrasi asidimetri, titrasi alkalimetri menggunakan larutan asam dengan larutan basa untuk mengetahui standar dari penelitian yang tengah dijalankan.
Titrasi alkalimetri teridiri dari beberapa jenis yaitu, titrasi asam kuat dengan basa kuat, titrasi asam kuat dengan basa lemah, dan titrasi asam lemah dengan basa kuat.
Cara Kerja Titrasi Asam Basa
Cara kerja dari titrasi asam basa yaitu dengan menggunakan larutan basa yang akan menjadi konsentrasinya. Berikut langkah-langkah yang perlu diketahui, yaitu:
Langkah pertama yaitu menentukan senyawa yang kadarnya tidak diketahui, lalu dilakukan penelitian untuk mencari tahu sifat asam dan pH nya.
Setelah mengetahui sifat asam dan pH nya, tentukan larutan apa yang akan dipakai dalam proses penelitian.
Selanjutnya, gunakan gelas atau buret dalam proses titrasi.
Kemudian larutan yang sudah diketahui kadarnya ditambahkan zat yang nantinya akan diuji secara bersamaan untuk mendapatkan reaksi penetralan.
Terakhir, proses titrasi dikatakan selesai jika semua larutan yang bercampur sudah menunjukkan penetralan atau memiliki pH yang netral.
Baca Juga: 6 Sifat Asam Basa beserta Reaksi dan Contohnya
Semoga penjelasan mengenai jenis titrasi asam basa dalam kimia di atas bisa membantu pelajar dalam memahaminya. Semoga bermanfaat.
(LFP)
