Konten dari Pengguna

2 Kultum Malam Lailatul Qadar yang Singkat dan Menarik

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi kultum malam lailatul qadar. Sumber: Unplash/Mufid Majnun
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kultum malam lailatul qadar. Sumber: Unplash/Mufid Majnun

Di bulan suci Ramadan, para ustaz maupun ahli agama lainnya banyak menyampaikan kultum. Kultum malam lailatul qadar dapat disampaikan sesudah waktu salat isya atau sebelum salat witir pada saat bulan Ramadan.

Dengan mendengarkan kultum, seseorang dapat menambah wawasan serta pengetahuannya akan keutamaan dari lailatul qadar itu sendiri. Hal ini membantu orang-orang untuk mempersiapkan diri agar bisa mendapatkan keutamaan dari malam tersebut.

Kultum Malam Lailatul Qadar yang Bisa Jadi Referensi

Ilustrasi kultum malam lailatul qadar. Sumber: Unplash/Mufid Majnun.

Kultum adalah singkatan dari kuliah tujuh menit yang biasanya disampaikan saat acara keagamaan, seperti salat tarawih. Kultum sendiri sebagai salah satu cara untuk menyebarkan pesan-pesan agama kepada umat muslim.

Dikutip dari buku Kitab Kultum Kuliah Tujuh Menit: Kumpulan Nasihat PenyegarJiwa Dan Pengingat Hati Yang Lupa, A.R. Shohibul Ulum (2024), dalam kultum, pembicara sering membahas tema yang relevan. Di bulan Ramadan sendiri, pembicara akan membahas tentang puasa, amal ibadah yang harus dilakukan, salat tarawih, bahkan malam lailatul qadar.

Pembicara dalam kultum akan membicarakan tema secara singkat dan padat, tapi mengandung makna yang mendalam bagi penggemarnya. Berikut ini beberapa contoh kultum malam lailatul qadar yang baik dan benar.

1. Contoh Kultum Mengenal Malam Lailatul Qadar

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Hadirin yang berbahagia.

Pada bulan Ramadan, Allah Swt memberikan anugerah berupa malam yang sangat istimewa, yaitu malam lailatul qadar. Di malam itu, nilai ibadah dan kebaikan yang dilakukan oleh umat Islam akan sebanding, bahkan lebih mulia dengan ibadah yang dilakukan selama seribu bulan.

Kehadiran lailatul qadar menjadi anugerah istimewa yang diberikan Allah kepada umat Nabi Muhammad saw. Hal ini bertujuan agar umat yang memiliki umur relatif pendek tidak ketinggalan dalam meraih pahala ibadah dari Allah, dibandingkan dengan umat sebelumnya yang memiliki usia lebih panjang.

Oleh sebab itulah, marilah di momen terakhir Ramadan ini kita tingkatkan semua amal ibadah dan kebaikan kepada Allah. Semoga bisa bertemu dengan malam tersebut dan bisa mendapatkan kemuliaan serta keagungan di dalamnya.

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

2. Contoh Kultum Perintah Meningkatkan Ibadah di Malam Lailatul Qadar

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Jamaah yang dirahmati Allah...

Tidak terasa Ramadan sudah memasuki sepertiga akhir. Pada malam sepertiga akhir, umat muslim berbondong-bondong melakukan iktikaf di masjid untuk mendapatkan lailatul qadar.

Suasana malam hari, tempatnya menjelang dini hari sampai fajar, menjadi Semarang di hampir setiap masjid. Suasana ini tentang berbeda dengan hari-hari di dua pertiga Ramadan, apalagi dengan hari-hari di luar Ramadan.

"Malam kemuliaan (Lailatul Qadar) itu lebih baik dari seribu bulan." (QS. al-Qadar:3)

Pada malam tersebut banyak keutamaan yang bisa didapatkan oleh umat muslim. Sehingga umat muslim dianjurkan untuk mengisi malam lailatul qadar. Ini sesuai dengan riwayat Bukhari dan Muslim, Rasullullah bersabda.

"Barang siapa yang beribadah pada malam lailatul qadar karena iman dan mengharapkan keridhaan Allah, diampunilah dosa-dosanya yang terdahulu."

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Itulah penjelasan tentang beberapa contoh kultum malam lailatul qadar yang dapat dipaparkan oleh ustaz atau ahli agama lainnya saat Ramadan. (NTA)

Baca juga: Fadhilah Tarawih Malam ke-6 di Bulan Ramadan