2 Manfaat Biologi dalam Bidang Industri dan Contoh Penerapannya

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Biologi dikenal sebagai ilmu yang berperan penting dalam pengambangan industri. Salah satu contoh manfaat biologi dalam bidang industri adalah membantu proses pembuatan obat.
Selain itu, juga dimanfaatkan dalam industri makanan dan minuman. Seperti untuk menciptakan produk yang mempunyai kandungan gizi tinggi melalui proses fermentasi.
Manfaat Biologi dalam Bidang Industri beserta Contoh Penerapannya
Dikutip dari buku Biologi SMA dan MA untuk Kelas X, Diah, dkk (2007:8), beberapa manfaat biologi dalam bidang industri yaitu, berperan dalam menciptakan berbagai produk makanan dan minuman fermentasi, serta berperan dalam pembuatan antibiotik pada industri farmasi.
Pengetahuan mengenai biologi sangat berperan penting dalam upaya peningkatan kualitas dan efisiensi dari industri. Melalui penerapannya dalam berbagai bidang industri, dapat menghasilkan berbagai produk yang lebih baik kualitasnya dan meningkatkan kesehatan manusia.
Untuk lebih memahami manfaat lainnnya, berikut adalah penjelasan beberapa manfaat dan contoh penerapannya.
1. Berperan dalam Perkembangan Obat-obatan
Peran pada perkembangan obat-obatan termasuk dalam indsutri farmasi. Untuk mengembangkan berbagai macam obat-obatan perlunya ilmu biologi. Agar tercipta obat-obatan yang aman dan efektif.
Seperti pengetahuan mengenai struktur biologis dapat berfungsi dalam perancangan obat yang mampu berinteraksi dengan target tertentu pada tubuh manusia.
Selain itu, diperlukannya pengetahuan ilmu tersebut dalam tahap uji klinis untuk memastikan keamanan dan efektivitas obat sebelum dikonsumi manusia dan beredar di pasaran.
Contoh penerapannya yaitu sebagai berikut.
Penggunaan berbagai macam mikroorganisme dalam pembuatan antibiotik, dengan melalui proses isolasi, ekstraksi dan pemurnian. Beberapa mikroorganisme yang menjadi penghasil antibiotik, seperti bacillus subtilis, bacillus polymyxa, dan streptomyces nodosus.
Melakukan pengujian obat pada hewan coba yang dapat merepresentasikan organ tubuh manusia. Sehingga hasil dari uji klinis tersebut dapat memberikan informasi mengenai reaksi obat pada tubuh manusia.
2. Berperan dalam Menciptakan Produk Makanan dan Minuman Berkualitas dan Menyehatkan
Untuk dapat menciptakan produk makanan dan minuman yang mempunyai kualitas tinggi dan menyehatkan, dapat menggunakan metode fermentasi. Melalui proses fermentasi dapat menghasilkan produk yang mengandung gizi lebih tinggi dari bahan dasarnya.
Selain itu, juga mempunyai masa simpan atau tingkat keawetan yang tinggi. Fermentasi merupakan proses pembusukan dari bahan dasar melalui bantuan mikroorganisme, yang menjadi agen biologi. Seperti bakteri, fungi, dan virus dalam keadaan anaerob (tanpa oksigen).
Peran tersebut sering digunakan dalam berbagai industri makanan dan minumn. Adapun contoh penerapannya adalah sebagai berikut.
Penggunaan bakteri Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophilus dalam pembuatan yoghurt. Bakteri tersebut berfungsi untuk mengubah laktosa dalam susu menjadi asam laktat melalui proses fermentasi. Namun, dilakukan pasteurisasi dahulu untuk menghilangkan bakteri lain.
Penggunaan jamur Rhizopus Oryzae dalam pembuatan tempe. Selama proses fermentasi, jamur tersebut berperan memecah protein pada biji kedelai menjadi asam amino. Sehingga tempe yang dihasilkan menjadi empuk dan mudah dicerna.
Baca Juga: 3 Penerapan Bioteknologi Modern di Bidang Kesehatan beserta Dampaknya
Manfaat biologi dalam bidang industri berperan penting untuk perkembangan kesehatan masyarakat dunia. Tidak menutup kemungkinan akan ada penemuan lagi di bidang ini berlandaskan ilmu biologi.
(PAM)
