Konten dari Pengguna

20 Contoh Ancaman terhadap Kedaulatan Indonesia dalam Bidang Ekonomi

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh ancaman terhadap kedaulatan indonesia dalam bidang ekonomi. Sumber: unsplash.com/IanTaylor.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh ancaman terhadap kedaulatan indonesia dalam bidang ekonomi. Sumber: unsplash.com/IanTaylor.

Contoh ancaman terhadap kedaulatan Indonesia dalam bidang ekonomi dapat dijadikan peringatan untuk meningkatkan kewaspadaan. Kedaulatan ekonomi mendasari kedaulatan sebuah negara di bidang lain.

Negara yang berdaulat secara ekonomi tidak akan takut dengan ancaman negara lain dalam bentuk apa pun. Namun ancaman akan selalu ada dan merupakan tantangan semua negara.

Contoh Ancaman terhadap Kedaulatan Indonesia dalam Bidang Ekonomi

Ilustrasi contoh ancaman terhadap kedaulatan indonesia dalam bidang ekonomi. Sumber: unsplash.com/FikriRasyid.

Dikutip dari Indonesiaku Bhinneka Tunggal Ika, Isra Widya Ningsih dan Kawan-kawan (2022:394), ekonomi suatu negara tidak bisa berdiri sendiri. Bahkan berkat kemajuan digital, sekat-sekat antar negara makin hilang.

Indonesia mendapatkan banyak manfaat dari keterbukaan ekonomi global. Namun pada titik tertentu, keterbukaan tersebut dapat menjadi bumerang yang merugikan perekonomian Indonesia.

Berikut adalah contoh ancaman terhadap kedaulatan Indonesia dalam bidang ekonomi yang patut diwaspadai.

  1. Banjirnya barang-barang dari luar negeri secara ilegal, seperti kasus 1 ton milk bun dari Thailand yang masuk ke Indonesia begitu saja melalui jasa titipan atau jastip sehingga tidak terkena pajak.

  2. Impor besar-besaran meski barang tersebut dapat diproduksi di dalam negeri karena harga yang lebih murah.

  3. Rantai pedagangan dalam negeri yang sangat panjang sehingga harganya menjadi mahal ketika sampai di konsumen.

  4. Masuknya pekerja-pekerja asing, termasuk pekerja dengan keterampilan yang tidak istimewa sehingga mengurangi peluang pekerja lokal.

  5. Tingginya angka pengangguran karena laju pertumbuhan penduduk yang tidak selaras dengan laju pertumbuhan lapangan pekerjaan.

  6. Melemahnya mata uang rupiah akibat kondisi perekonomian global.

  7. Orang-orang kaya lebih memilih berinvestasi di luar negeri daripada di dalam negeri.

  8. Ketergantungan pada investasi asing dalam pembangunan infrastruktur maupun pendirian usaha.

  9. Tingginya hutang luar negeri.

  10. Ketersediaan sumber daya alam yang makin berkurang.

  11. Kurangnya usaha mengembangkan sumber daya alternatif sebelum terjadi kelangkaan sumber daya alam.

  12. Berpindahnya kepemilikan potensi ekonomi atau perusahaan-perusahaan strategis ke tangan asing.

  13. Kurangnya tenaga ahli, terdidik dan terampil yang mampu bersaing dengan negara lain di berbagai bidang, utamanya bidang perdagangan dan industri.

  14. Ketidakmampuan menangkap dan memanfaatkan tren global.

  15. Ketergantungan pengadaan berbagai mesin atau peralatan industri pada teknologi asing.

  16. Berprasangka buruk terhadap teknologi maju tanpa berusaha melihat sisi positifnya.

  17. Krisis ekonomi global atau regional.

  18. Infrastruktur yang kurang memadai, misalnya lambatnya internet dan internet yang belum menjangkau semua wilayah.

  19. Terjadinya inflasi yang ditandai dengan kenaikan harga secara terus-menerus.

  20. Terjadinya monopoli yang dilakukan oleh para pemilik modal besar.

Baca juga: Pengertian dan Contoh Kerjasama Ekonomi Multilateral

Contoh ancaman terhadap kedaulatan Indonesia dalam bidang ekonomi dapat menjadi bahan evaluasi dan antisipasi bagi semua pihak yang mencintai Indonesia. (lus)