22 Contoh Pantun Kilat Berbagai Tema

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tidak hanya terdiri dari 4 baris, ternyata pantun juga ada yang terdiri dari 2 baris. Pantun tersebut disebut dengan pantun kilat. Contoh pantun kilat berbagai tema mulai dari tentang cinta hingga nasehat anak yang menarik perlu diketahui dan dapat ditemukan di internet.
Pantaun kilat merupakan pantun yang berisikan 1 baris sajak dan 1 baris isi dengan rima berumus a-a. Pantun jenis ini umumnya digunakan untuk menyampaikan sindiran, nasehat, perasaan, gagasan, selingan percakapan, dan lain-lainnya.
Mengenal Apa Itu Pantun Kilat
Pantun kilat atau pantun singkat atau dapat juga disebut karmina merupakan salah satu bentuk puisi lama Melayu yang hanya terdiri dari dua baris. Pantun ini biasanya digunakan untuk menyampaikan sindiran ataupun ungkapan secara langsung.
Dilihat dari elemen yang menyusunnya, komposisi pantun kilat sama dengan pantun yaitu terdapat sampiran dan isi. Selain itu sebagaimana halnya pantun, pantun kilat juga termasuk karya sastra (puisi) asli Melayu dan pada mulanya merupakan sastra lisan.
Selain digunakan sebagai sindirian, pantun kilat juga berfungsi sebagai sara mengungkapkan perasaan dan gagasan, sebagai sarana memberi nasihat, sebagai selingan percakapan dan lain sebagainya. Adapun ciri-ciri pantun kilat yaitu:
Setiap bait terdiri atas 2 larik atau baris.
Larik pertama merupakan sampiran.
Larik kedua merupakan isi.
Memiliki jeda lirik yang ditandai oleh koma (,).
Bersajak lurus (a-a).
Contoh Pantun Kilat
Dalam buku Pantun dan Puisi Lama Melayu oleh Eko Sugiarto (2016:41-45) contoh pantun kilat berbagai tema di antaranya yaitu:
"Dahulu parang, sekarang besi
Dahulu sayang, sekarang benci"
"Kayu lurus, dalam lalang
Kerbau kurus, banyak tulang"
"Sudah gaharu, cenda pula
Sudah tahu, bertanya pula"
"Banyak udang, banyak garam
Banyak orang, banyak ragam"
"Ada ubi, ada talas
Ada budi, ada balas"
"Pinggan tak retak, nasi tak dingin
Tuan tak hendak, kami tak ingin"
"Sebab pulut, santan binasa
Sebab mulut, badan binasa"
"Gendang gendut, tali kecapi
Kenyang perut, senanglah hati"
"Lain dulang, lain kakinya
Lain orang, lain hatinya"
"Bunga mawar, bunga kenanga
Apa kabar, kawan semua"
"Makan rendang, minum jamu
Aku datang, hanya untukmu"
"Potong bebek angsa, masak di kuali
Kamu punya siapa, kok cakep sekali"
"Burung gelatik, di pohon papaya
Kamu cantik siapa yang punya"
"Ada itik, di atas atap
Dulu cantik, sekarang tetap"
"Satu menit, enam puluh detik
Kamu genit, tapi cantik"
"Dari sabang, sampai Merauke
Wajah abang, memang oke"
"Dalam nampan, ada papaya
Kamu tampan, banyak yang suka"
"Buah duku, buah kedondong
Sudah pemalu suka berbohong"
"Pohon bayam, pohon rumput
Dapat salam, dari cewek imut"
"Tidur siang, pakai selimut
Hai sayang, kamu emang imut"
"Burung cendrawasih, burung Irian
Terima kasih, cukup sekian"
"Empat dikali empat, enam belas
Sempat tidak sempat, harus balas"
Baca juga: 3 Contoh Pantun Berbalas dengan Beragam Tema
Setelah mengetahui contoh pantun kilat berbagai tema melalui ulasan di atas, diharapkan pembaca mengtahui bahwa pantun tidak hanya terdiri dari 4 baris saja, namun pantun juga ada yang terdiri dari 2 baris. (MRZ)
