25 Contoh Campuran Heterogen beserta Ciri-cirinya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam kehidupan sehari-hari, contoh campuran heterogen umumnya sering ditemukan. Misalnya pada makanan dan minuman, serta cairan-cairan yang ada di lingkungan sekitar.
Dikutip dari buku Ilmu Pengetahuan Alam oleh Teguh Sugiyarto, Eny Ismawati (2008:59), campuran heterogen merupakan campuran yang terdiri dari dua macam zat atau lebih. Selain itu, partikel penyusun dari keduanya dapat dibedakan satu sama lainnya.
Contoh Campuran Heterogen
Contoh campuran heterogan biasanya dapat membentuk dua fasa atau lebih. Hal ini karena memiliki zat penyusun yang berbeda sifat dan karakter. Untuk itu, simak contoh campuran heterogen yang dibedakan berdasarkan jenisnya.
1. Contoh Campuran Heterogen Jenis Suspensi
Suspensi merupakan jenis campuran heterogen yang terdiri dari zat padat dengan zat cair atau gas. Namun, zat padat yang tercampur tersebut tidak larut. Contohnya yaitu:
Obat sirup batuk
Air dan tepung
Air dan kapur
Air dan kerikil
Jus mangga
Kopi dan minyak
Kopi dan air
Lumpur
Air sungai
Air dan minyak
2. Contoh Campuran Heterogen Jenis Koloid
Selanjutnya terdapat contoh campuran heterogen yang berasal dari dua zat yang partikel penyusunnya akan tersebar merata dalam campuran. Berikut contohnya:
Susu
Agar-agar
Cat
Santan
Air sabun
Kabut
Awan
Lem
Larutan garam dan air
Asap
Keju
Margarin
Tinta
Debu dalam udara
Sampo
Ciri-Ciri Campuran Heterogen
Seteleh mengetahui contoh campuran heterogen diatas, penting untuk mengetahui ciri-ciri campuran ini. Hal ini agar dapat membantu membedakan campuran heterogen dengan campuran lainnya. Berikut ciri-cirinya:
Campuran heterogen disusun oleh partikel-partikel yang memiliki perbedaan karakteristik.
Kedua zat penyusun campuran heterogen memiliki warna yang berbeda. Sehingga, tidak dapat didegradasi.
Umumnya, dua komponen yang tercampur memiliki rasa yang berbeda pada tiap lapisannya.
Memiliki perbandingan yang tidak sama pada zat yang telah tercampur.
Memiliki konsentrasi zat yang umumnya berbeda.
Dapat berupa padatan, gas, atau cairan.
Campuran heterogen hanya dapat dipisahkan melalui proses filtrasi alias penyaringan biasa yang tak sulit.
Baca Juga: Contoh Zat Campuran beserta Pengertian, Jenis-Jenis, dan Sifatnya
Demikianlah pembahasan mengenai contoh campuran heterogen yang umumnya sering ditemui. Selain itu, ciri-ciri pada penjelasan di atas dapat menjadi referensi untuk membedakan jenis campuran heterogen dengan campuran lainnya. Semoga bermanfaat! (NUM)
