26 Contoh Kalimat Homograf dan Penjelasannya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh kalimat homograf membantu meningkatkan kemampuan mengenali pelafalan berbagai kata yang benar. Dalam bahasa Indonesia, bentuk kalimat turut menentukan bagaimana sebuah kata dilafalkan.
Meski terlihat mudah, beberapa dialek bahasa daerah kesulitan membedakan lafal tersebut. Namun dalam penulisan, contoh-contoh perbedaan tersebut lebih mudah terlihat.
Contoh Kalimat Homograf
Dikutip dari Bahasa Indonesia: Teks Akademik untuk Perguruan Tinggi, Ida Basaria dan Kawan-kawan (2021:71), homograf terdiri dari kata homo berarti sama dan graf berarti tulisan. Jadi, homograf adalah kata-kata yang memiliki ejaan sama tapi lafal dan arti berbeda.
Berikut adalah contoh kalimat homograf dalam bahasa Indonesia untuk melihat perbedaan lafal dan arti berbagai kata.
Kursi per ini nyaman sekali. Per = pegas.
Biaya kuliah per semester semakin mahal. Per = tiap.
Apel malang cocok untuk diet. Apel = buah apel.
Tahanan KPK diwajibkan apel setiap hari. Apel = upacara.
Bapak mengajarkan anak-anak untuk bermental baja. Mental = jiwa.
Bola itu mental dari gawang lawan. Mental = terpelanting.
Sedih sekali melihat sedu sedannya. Sedan = isak.
Selebritas itu mendapat hadiah sedan dari kekasihnya. Sedan = jenis mobil.
Wajahnya berseri mendengar kabar baik itu. Seri = cahaya.
Pertandingan itu berakhir seri. Seri = seimbang.
Pujian itu membuat wajahnya memerah. Memerah = berwarna merah.
Memerah ASI adalah aktivitas yang mulia. Memerah = memeras.
Waktu terbaik mengunjungi Korea adalah ketika musim semi. Semi = tunas.
Indah Ariani lolos dari babak semifinal. Semi = menjelang.
Bapak menyukai bakso dengan banyak kecap. Kecap = saus berwarna hitam.
Apakah kecap ketika makan itu sopan? Kecap = gerakan mulut yang bersuara.
Billy sudah tiba di Serang sejak subuh tadi. Serang = nama kota.
Penjaga gawang kewalahan diserang lawan. Serang = serbu.
Pakailah masker agar wajah keset. Keset = tidak berminyak.
Letakkan keset di depan pintu agar rumah bersih. Keset = alat untuk membersihkan kaki.
Gara-gara flu, suaranya serak. Serak = parau.
Gara-gara ibu tertidur, anak-anak membuat semua mainan berserakan. Serak = bertebaran.
Tahu Sumedang sudah mendunia. Tahu = makanan dari bahan kedelai.
Anak itu tidak bisa diberitahu. Tahu = mengerti.
Duduk di teras sambi minum kopi itu menyenangkan. Teras = bagian rumah.
Meja malah itu terbuat dari teras. Teras = bagian kayu yang keras.
Baca juga: 30 Contoh Kalimat Tidak Baku dan Baku dalam Bahasa Indonesia
Itulah contoh kalimat homograf dan penjelasannya agar memahami penggunaannya dalam penulisan. Biasakan memperhatikan konteks kalimat sebelum mengartikan kata-kata dalam kalimat tersebut. (lus)
