3 Cara Membuat Kultum Singkat Menarik beserta Contohnya

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Untuk memulai dakwah agama Islam yang dapat diterima oleh jemaah, salah satu cara yang efektif adalah melalui kultum (kuliah tujuh menit). Dengan memahami cara membuat kultum, penceramah dapat menguasai materi yang dibawakan serta menyampaikannya dengan lebih mudah dipahami oleh jemaah.
Merencanakan isi kultum merupakan langkah awal yang tepat. Sebab, tema dan isi kultum sangat berpengaruh terhadap bagaimana jemaah menerima pesan serta informasi yang disampaikan. Semakin menarik penyampaian kultum, semakin besar kemungkinan jemaah akan mendengarkan dengan antusias hingga selesai.
Simak Cara Membuat Kultum
Menurut buku Kitab Kultum Kuliah Tujuh Menit, A.R. Shohibul Ulum (2024:4), kultum adalah singkatan dari kuliah tujuh menit yang biasa disampaikan dalam acara keagamaan seperti pada salat Jumat, tarawih, hingga lainnya.
Berikut ini adalah cara membuat kultum singkat dan menarik yang dapat menjadi panduan para penceramah.
1. Menentukan Tema
Ketika hendak mempersiapkan materi kultum, sebaiknya menentukan tema yang tepat terlebih dahulu. Mulai dari riset terlebih dahulu tema yang relevan di acara yang akan diadakan. Jemaah yang menjadi pendengar juga harus dipikirkan untuk penentuan tema.
2. Menyusun Materi dan Kerangka Teksnya
Setelah menemukan tema atau topik, materi ceramah dikumpulkan untuk dijadikan satu teks kultum. Pembuka, isi, dan penutup dapat ditulis perbagian agar lebih mudah menyampaikannya sesuai urutan. Dengan begitu jemaah lebih mudah paham informasi yang disampaikan penceramah.
3. Mengembangkan Kalimat yang Mudah Dipahami
Cara membuat kultum selanjutnya adalah mengembangkan kalimat utama menjadi beberapa kalimat pendukung yang menarik. Bahasa dapat disesuaikan dengan acaranya, formal atau non formal. Sehingga jemaah merasa lebih tertarik mendengarkan kultum hingga selesai.
Contoh Kultum Singkat dan Menarik
Setelah memahami cara membuat kultum, inilah contoh kultum singkat yang dapat dijadikan referensi oleh penceramah.
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabaraktuh.
Bismillahirrahmanirrahim.
Puji syukur ke hadirat Allah kita panjatkan karena telah melimpahkan rahmatnya, sehingga kita dapat berkumpul pada acara ini dengan sehat walafiat.
Para jemaah yang di rahmati Allah,
Izinkan saya kali ini menyampaikan kultum tentang adab dan akhlak terhadap sahabat.
Sebagai seorang muslim yang baik, kita harus menjunjung tinggi adab dan akhlak terhadap teman atau sahabat. Karena setiap hari kita bertemu, berinteraksi dengannya, bukan tidak mungkin juga kita tidak menyakiti hatinya.
Kita harus menjadi umat Islam yang menaati agama dan berakhlak baik, yaitu orang-orang yang menaati segala perintah Allah dan menjauhi segala larangan-Nya. Rasulullah pernah bersabda:
"Iman seorang mukmin yang paling sempurna ialah mukmin yang paling baik budi pekertinya." (HR Tirmidzi).
Jadi jemaahku yang dirahmati Allah, bercerminlah pada hati dan diri sendiri, apakah sudah menjadi teman yang baik dan selalu menjauhkan hal-hal negatif dari kehidupan ini? Minta maaflah apabila kita punya salah agar Allah Swt mengampuninya. Semoga kita semua selalu diberikan kekuatan untuk menjalani hidup dengan akhlak mulia.
Wassalamualaikum warrahmatullahi wabarrakatuh
Demikianlah penjelasan cara membuat kultum singkat dan menarik yang dapat dijadikan panduan penceramah dalam menyusun materi. Semoga informasi ini dapat bermanfaat. (Dva)
Baca Juga: 3 Contoh Penutup Kultum yang Penuh Pesan Bermanfaat
