Konten dari Pengguna

3 Cara Menyajikan Himpunan dalam Matematika

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara menyajikan himpunan. Sumber: pexels.com/MagdaEhlers.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara menyajikan himpunan. Sumber: pexels.com/MagdaEhlers.

Cara menyajikan himpunan dipelajari dalam matematika untuk berbagai keperluan, antara lain untuk analisa data. Kecenderungan-kecenderungan akan muncul dalam sebuah himpunan sehingga dapat diamati dan disimpulkan untuk diambil manfaatnya.

Bermacam-macam barang yang dikumpulkan dalam satu wadah tidak akan berarti apa-apa. Namun, bila dikelompokkan berdasarkan ketentuan tertentu, maka akan memiliki banyak arti. Oleh karena itu, penyajian himpunan merupakan ilmu yang berguna untuk dipahami.

Cara Menyajikan Himpunan

Ilustrasi cara menyajikan himpunan. Sumber: pexels.com/KarolinaGrabowska.

Dikutip dari Cara Cepat & Mudah Taklukkan Matematika SMP, M. Alvianto (2015:175), himpunan adalah kumpulan objek yang berbeda dan didefinisikan dengan jelas. Himpunan dinotasikan dengan huruf kapital. Anggota himpunan dituliskan di antara tanda {}.

Ada 3 cara menyajikan himpunan dalam matematika. Berikut penjelasannya.

1. Mendaftar anggotanya (enumerasi).

Cara penyajian himpunan ini dilakukan dengan mendaftar semua anggota dalam satu himpunan. Jika anggota himpunan tersebut tak terhingga, maka dapat dilambangkan dengan "...", yang dibaca "dan seterusnya".

Contoh:

  1. A = {a, e, i, o, u} → himpunan huruf vokal.

  2. B = {..., -3, -2, -1, 0, 1, 2, 3, ...} → himpunan bilangan bulat.

  3. C = {2, 3, 5, 7, 11, ...} → himpunan bilangan prima.

2. Menyatakan dengan kata-kata (sifat keanggotaan).

Cara penyajian himpunan ini adalah dengan menuliskan sifat-sifat anggota dalam suatu himpunan dengan kata-kata tanpa perlu menyebutkan bilangan atau nama-nama anggota himpunan tersebut.

Contoh:

  1. Himpunan bilangan ganjil antara 15 hingga 1000.

  2. Himpunan bilangan genap antara 283 hingga 938.

  3. Himpunan bilangan kuadrat yang lebih besar dari 144.

3. Menuliskan notasi pembentuk himpunan (syarat keanggotaan).

Cara penyajian himpunan ini adalah dengan menuliskan variabel yang melambangkan anggota himpunan tersebut, diikuti dengan pernyataan matematika yang menggambarkan syarat keanggotaan dalam himpunan tersebut.

Contoh:

  1. {x | P(x)} dibaca himpunan x sedemikian sehingga x memenuhi syarat P (x).

  2. {x | x ϵ A, x < 10} dibaca himpunan x sedemikian sehingga x adalah bilangan asli dan x kurang dari 10.

  3. {x | x ϵ A, x < 10} setara dengan {1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9}.

Baca juga: Pengertian Kalimat Matematika dan Contohnya

Itulah 3 cara menyajikan himpunan dalam matematika. Penyajian himpunan membuat banyak pekerjaan atau data dapat ditampilkan dengan rapi dan ringkas, serta memudahkan pencarian data khusus. (lus)