Konten dari Pengguna

3 Contoh Campuran Koloid dan Suspensi dalam Campuran Heterogen

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Contoh Campuran Koloid. Sumber: Pixabay/Couleur
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Campuran Koloid. Sumber: Pixabay/Couleur

Contoh campuran koloid dan suspensi sebenarnya banyak ditemukan pada kehidupan sehari-hari. Meski begitu, masih banyak orang yang belum mengetahui bahwa hal tersebut merupakan koloid dan suspensi.

Koloid dan suspensi merupakan bagian dari materi campuran heterogen yang dipelajari dalam ilmu kimia. Campuran heterogen adalah campuran dua zat atau lebih yang masih terlihat, dengan zat penyusunnya masih bisa dikenali dan tidak menyatu secara sempurna.

Mengenal Konsep Koloid dan Suspensi

Ilustrasi Contoh Campuran Koloid. Sumber: Pixabay/Pexels

Campuran heterogen memiliki beberapa sifat yang membedakannya dengan campuran homogen, yakni mengandung dua zat atau lebih, identitas kimia yang tidak berubah, komposisi sampel yang berbeda-beda, serta campurannya dapat dipisahkan.

Adapun campuran heterogen terbagi lagi menjadi dua jenis, yaitu koloid dan suspensi.

Dikutip dari buku Intisari IPA Kimia SMP, Imam Khoiri (2007:33), koloid adalah bentuk campuran yang berada di antara larutan dan suspensi.

Secara makroskopis, koloid tampak homogen. Tetapi jika diamati dengan mikroskop ultra, akan tampak heterogen sehingga masih dapat dibedakan atas komponennya.

Sedangkan suspensi diartikan sebagai campuran kasar bersifat heterogen yang terdiri atas zat padat, zat cair, atau zat gas yang tidak larut. Jika didiamkan agak lama, suspensi akan muncul endapan.

Agar lebih mudah dalam membedakan kedua jenis campuran heterogen ini, berikut dijabarkan ciri-ciri koloid dan suspensi.

1. Ciri-ciri Koloid

  • Terlihat keruh tetapi tetap stabil atau tidak memisah.

  • Tidak dapat disaring.

2. Ciri-ciri Suspensi

  • Antar komponen suspensi masih ada bidang batas dan dapat dibedakan tanpa menggunakan mikroskop.

  • Terlihat keruh dan tidak stabil.

  • Zat tersuspensi lambat laun akan terpisah karena gravitasi atau karena mengalami sedimentasi.

  • Dapat dipisahkan melalui penyaringan.

Baca juga: Cara Pembuatan Koloid dan Jenis-Jenis yang Perlu Diketahui

3 Contoh Campuran Koloid dan Suspensi

Ilustrasi Contoh Campuran Koloid. Sumber: Pixabay/Leolo212

Setelah mengetahui pengertian dan ciri-ciri keduanya, berikut contoh campuran koloid dan suspensi yang mudah ditemukan dalam kehidupan sehari-hari.

1. Contoh Campuran Koloid

  1. Santan

  2. Air susu

  3. Cat

2. Contoh Campuran Suspensi

  1. Campuran terigu dengan air

  2. Campuran kopi dengan air

  3. Sirup obat batuk

Itu dia penjelasan mengenai 3 contoh campuran koloid dan suspensi dalam campuran heterogen beserta penjelasan konsepnya. Semoga ulasan ini dapat menambah wawasan mengenai koloid dan suspensi yang banyak ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. (YAS)