Konten dari Pengguna

3 Contoh Cerpen Singkat beserta Unsur Intrinsik dan Ekstrinsiknya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 4 menit

comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh Cerpen Singkat beserta Unsur Intrinsik dan Ekstrinsiknya. Foto hanya ilustrasi. Sumber foto: Unsplash/Debby
zoom-in-whitePerbesar
Contoh Cerpen Singkat beserta Unsur Intrinsik dan Ekstrinsiknya. Foto hanya ilustrasi. Sumber foto: Unsplash/Debby

Kumpulan contoh cerpen singkat beserta unsur intrinsik dan ekstrinsiknya dapat dijadikan referensi dalam penulisan cerpen. Unsur intrinsik dan ekstrinsik dalam sebuah cerpen membantu untuk memahami cerita secara lebih menyeluruh.

Baik dari aspek yang terkait langsung dengan narasi dan karakter di dalam cerita (intrinsik) maupun dari konteks luar cerita. Konteks luar cerita ini memengaruhi pemahaman pembaca terhadap cerita tersebut (ekstrinsik).

Kumpulan Contoh Cerpen Singkat beserta Unsur Intrinsik dan Ekstrinsiknya

Contoh Cerpen Singkat beserta Unsur Intrinsik dan Ekstrinsiknya. Foto hanya ilustrasi. Sumber foto: Unsplash/Hannah

Dikutip dari buku Menulis Ide Menjadi Cerpen, I Wayan (2020: 11), cerpen atau cerita pendek adalah bagian dari bentuk prosa baru yang terus berkembang sampai saat ini dengan berbagai dinamikanya. Cerpen terdiri dari dua unsur, yaitu unsur intrinsik dan ekstrinsik.

Unsur intrinsik cerpen biasanya terdiri dari plot, karakter, latar tempat, waktu, dan tema. Sedangkan unsur ekstrinsik biasanya dapat berupa konteks sosial, budaya, sejarah, atau personal.

Berikut beberapa kumpulan contoh cerpen singkat beserta unsur instrinsik dan ekstrinsiknya.

1. Contoh 1: "Sepatu Kotor"

Di sebuah desa kecil, ada seorang anak laki-laki bernama Ali. Dia memiliki sepasang sepatu favorit yang selalu dikenakannya ke mana pun dia pergi. Suatu hari, ketika sedang bermain di lapangan, sepatunya terkena lumpur dan menjadi kotor. Ali berusaha membersihkannya, tetapi lumpur tersebut sulit untuk dibersihkan. Akhirnya, Ali menyadari bahwa meskipun sepatunya menjadi kotor, yang terpenting adalah kenangan dan petualangan yang dia alami saat mengenakannya.

  1. Unsur Intrinsik

    • Plot: Anak laki-laki bernama Ali yang mengalami petualangan dengan sepatu favoritnya yang kotor.

    • Karakter: Ali sebagai tokoh utama, sepatunya sebagai objek penting dalam cerita.

    • Tema: Kebahagiaan dalam kenangan dan petualangan, memperhatikan nilai-nilai yang lebih penting daripada benda fisik.

    • Tempat: Di sebuah desa kecil.

    • Waktu: Di masa kini.

  2. Unsur Ekstrinsik

    • Konteks Sosial: Cerita ini mungkin mencerminkan nilai-nilai seperti penghargaan terhadap barang-barang yang dimiliki dan pemahaman tentang kebahagiaan yang bersumber dari pengalaman daripada kepemilikan.

    • Konteks Budaya: Mungkin terinspirasi oleh nilai-nilai seperti kesederhanaan dan kebahagiaan yang ditemukan dalam hal-hal kecil dalam budaya lokal.

2. Contoh 2: "Pisau yang Hilang"

Seorang pemburu tengah bersiap untuk pergi berburu di hutan. Saat akan memasukkan pisau ke dalam tasnya, dia menyadari bahwa pisau kesayangannya hilang. Dia panik dan mulai mencari pisau itu di sekitar tempatnya berada. Setelah pencarian yang panjang, dia menemukan pisau itu tergeletak di atas batu yang dia lewati sebelumnya. Dengan lega, dia melanjutkan perjalanannya, menyadari betapa berharganya pisau itu baginya.

  1. Unsur Intrinsik

    • Plot: Seorang pemburu yang mencari pisau yang hilang sebelum berburu di hutan.

    • Karakter: Pemburu sebagai tokoh utama, pisau sebagai objek yang penting dalam cerita.

    • Tema: Kepentingan memiliki alat yang tepat dalam menjalani kegiatan atau pekerjaan tertentu, dan penghargaan terhadap barang-barang yang dimiliki.

    • Tempat: Di tengah hutan.

    • Waktu: Di masa kini.

  2. Unsur Ekstrinsik

    • Konteks Sosial: Cerita ini dapat mencerminkan pentingnya peralatan dalam pekerjaan tertentu, serta penghargaan terhadap alat-alat tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

    • Konteks Budaya: Mungkin terinspirasi oleh kebiasaan atau tradisi lokal dalam memperlakukan peralatan atau alat-alat tertentu dengan penuh perhatian dan penghargaan.

3. Contoh 3: "Burung Kecil yang Berani"

Di sebuah hutan yang terpencil, ada seekor burung kecil yang selalu merasa rendah diri karena ukurannya yang kecil. Suatu hari, ketika hutan tersebut terancam oleh kebakaran, burung kecil tersebut memutuskan untuk bertindak. Dengan berani, dia terbang ke seluruh hutan dan memanggil seluruh binatang untuk membantu memadamkan api. Meskipun ukurannya kecil, keberaniannya membuatnya dihormati oleh semua hewan di hutan.

  1. Unsur Intrinsik

    • Plot: Sebuah kisah tentang burung kecil yang berani melawan bahaya untuk menyelamatkan hutan.

    • Karakter: Burung kecil sebagai tokoh utama, binatang lain di hutan sebagai tokoh pendukung.

    • Tema: Keberanian, kesetiaan, dan pentingnya tindakan individu dalam menghadapi tantangan.

    • Tempat: Di sebuah hutan yang terpencil.

    • Waktu: Di masa kini.

  2. Unsur Ekstrinsik

    • Konteks Sosial: Cerita ini mungkin mencerminkan nilai-nilai seperti keberanian dan kesetiaan yang dihargai dalam masyarakat, serta kekuatan yang dimiliki oleh individu untuk membuat perubahan positif.

    • Konteks Budaya: Mungkin terinspirasi oleh cerita rakyat atau legenda tentang keberanian hewan-hewan dalam budaya tertentu.

Baca juga: Cara Mengubah Cerpen Menjadi Naskah Drama beserta Langkah-langkahnya

Demikianlah kumpulan contoh cerpen singkat beserta unsur intrinsik dan ekstrinsiknya yang dapat dijadikan referensi dalam penulisan cerpen. (Msr)