3 Contoh Kearifan Lokal yang Ada di Indonesia

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ada banyak contoh kearifan lokal yang berkembang di Indonesia, seperti masyarakat Jawa yang memingit anak gadisnya saat akan menikah. Alasannya adalah agar mempelai wanita tidak terkena bahaya di luar sana.
Selain itu, ada juga contoh lain, yaitu ajaran Te Aro Neweak Lako dari Papua yang berarti aku adalah alam. Ajaran tersebut diyakini oleh masyarakat setempat untuk menjaga kelestarian alam seperti menjaga diri sendiri.
Pengertian dan Sumber Kearifan Lokal
Setiap daerah di Indonesia memiliki tradisi yang berbeda-beda dan tidak dapat dihindari. Kearifan lokal ada karena pada zaman dulu para leluhur mempercayainya. Hanya saja sekarang banyak anak muda yang sudah mulai melupakannya.
Mengutip dari buku Pengembangan Model Pendidikan Karakter Berbasis Multi Kultural dan Kearifan Lokal Bagi Siswa PAUD, Harun dkk, (2019:56), pengertian kearifan lokal adalah berasal dari dua kata yaitu kearifan dan lokal.
Kearifan adalah kebijaksanaan, sedangkan lokal adalah setempat. Dengan begitu, kearifan lokal adalah gagasan atau pandangan atau nilai yang penuh kebijaksanaan dan tertanam baik di masyarakat Indonesia.
Ada empat sumber kearifan lokal, yaitu potensi manusia, potensi budaya, potensi agama, dan potensi alam. Berikut penjelasan selengkapnya.
1. Potensi Manusia
Menurut Bloom, potensi manusia terbagi menjadi tiga komponen, yaitu psikomotorik, afektif, dan kognitif.
2. Potensi Budaya
Budaya adalah hasil dari karsa, cipta, dan rasa manusia sehingga memiliki peran penting dalam muatan lokal suatu daerah.
3. Potensi Agama
Agama memiliki peran penting bagi kehidupan manusia sehingga tradisi tetap berkembang di masyarakat.
4. Potensi Alam
Terakhir adalah potensi alam karena orang yang arif adalah orang yang bisa memanfaatkan lingkungan dengan bijak.
Contoh Kearifan Lokal
Terdapat berbagai suku di Indonesia sehingga setiap suku memiliki tradisi masing-masing yang menjadi kearifan lokal. Berikut beberapa contoh kearifan lokal yang ada di Indonesia.
1. Selametan
Selametan adalah tradisi masyarakat Jawa yang dilakukan dalam acara tertentu. Selametan adalah kegiatan berdoa bersama dan di tengahnya terdapat makanan untuk diberikan kepada tamu yang hadir.
2. Awig-Awig
Awig-awig adalah contoh lain yang dilakukan oleh masyarakat Bali dan Lombok. Awig-awig adalah ketentuan yang mengatur tentang tata krama masyarakat setempat agar kehidupan tetap ajeg.
3. Mappalette Bola
Terakhir adalah mappalette bola yang berlangsung di Suku Bugis Sulawesi Selatan. Tradisi ini berupa memindahkan rumah adat panggung ketika ada keluarga yang akan pindah rumah.
Baca Juga: 5 Cara Melestarikan Kearifan Lokal di Era Modern
Semua contoh kearifan lokal Indonesia di atas seharusnya tidak dilupakan begitu saja. Apalagi jika tujuannya baik, yaitu untuk kesejahteraan bersama. (GTA)
