Konten dari Pengguna

3 Contoh Masalah Sosial di Lingkungan Sekolah

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh masalah sosial di lingkungan sekolah. Sumber: Pixabay / geralt
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh masalah sosial di lingkungan sekolah. Sumber: Pixabay / geralt

Masalah sosial adalah suatu kondisi di mana sesuatu dianggap merugikan bagi anggota kelompok atau masyarakat. Masalah sosial bisa terjadi di mana saja, termasuk di lingkungan sekolah. Salah satu contoh masalah sosial di lingkungan sekolah adalah adanya bullying.

Masalah sosial yang terjadi di lingkungan sekolah, bukan hanya menjadi tanggung jawab satu pihak saja. Namun, perlu adanya kerjasama antar seluruh warga sekolah, agar masalah-masalah tersebut tidak terjadi.

Pengertian Masalah Sosial

Ilustrasi contoh masalah sosial di lingkungan sosial. Sumber: Pixabay / anaterate

Sebelum membahas lebih dalam mengenai masalah sosial di lingkungan sekolah, mari pahami lebih dulu pengertian masalah sosial menurut para ahli.

Menurut Martin S. Weinberg, masalah sosial adalah situasi yang dinyatakan sebagai sesuatu yang bertentangan dengan nilai-nilai oleh warga masyarakat yang cukup signifikan, dimana mereka sepakat dibutuhkannya suatu tindakan untuk mengubah situasi tersebut.

Sementara itu, menurut Soerjono Soekanto, masalah sosial merupakan permasalahan-permasalahan yang muncul dalam masyarakat, bersifat sosial dan berhubungan erat dengan nilai-nilai sosial dan lembaga-lembaga kemasyarakatan.

Adapun menurut James William Coleman dan Donald R. Cressey, masalah sosial merupakan suatu gejala atau fenomena sosial yang mempunya dimensi atau aspek kajian yang sangat luas atau kompleks, dan dapat ditinjau dari berbagai perspektif (sudut pandang atau teori).

Dalam buku Pengendalian Masalah Sosial Melalui Kearifan Lokal, Masrizal, S.Sos.I, MA, (2015: 1), disebutkan bahwa suatu fenomena atau gejala kehidupan dikatakan sebagai masalah sosial (social problems), apabila:

  • Sesuatu yang dilakukan seseorang itu telah melanggar atau tidak sesuai dengan nilai atau norma yang dijunjung tinggi oleh suatu kelompok.

  • Sesuatu yang dilakukan individu atau kelompok itu telah menyebabkan terjadinya disintegrasi kehidupan dalam kelompok.

  • Sesuatu yang dilakukan individu atau kelompok itu telah memunculkan kegelisahan, ketidakbahagiaan individu lain dalam kelompok.

Contoh Masalah Sosial di Lingkungan Sekolah

Ilustrasi contoh masalah sosial di lingkungan sekolah. Sumber: Pixabay / Magictype

Masalah sosial yang sering terjadi di lingkungan sekolah bermacam-macam. Ada yang berhubungan dengan teman, ada yang berkaitan dengan guru mata pelajaran, wali kelas, atau warga sekolah yang lain.

Berikut ini beberapa contoh masalah sosial di lingkungan sekolah yang sering ditemui.

1. Bullying

Bullying adalah perilaku agresif yang berulang, disengaja, dan memiliki tujuan untuk menyakiti, merendahkan, atau mendominasi orang lain secara emosional, fisik, atau mental.

Perilaku bullying sering ditemukan di lingkungan sekolah, karena bullying biasanya dilakukan oleh teman sebaya. Bullying dapat berupa tindakan fisik, verbal, ataupun psikologis (pengucilan, pengabaian).

2. Tawuran antar Pelajar

Tawuran antar pelajar merupakan salah satu masalah sosial yang cukup serius, dan seringnya harus melibatkan pihak berwajib untuk menanganinya.

Penyebab tawuran antar pelajar biasanya dipicu oleh masalah kecil, seperti persaingan antar sekolah. Namun, karena emosi anak-anak usia remaja cenderung masih sangat labil, masalah kecil pun bisa menjadi besar.

Untuk mengatasinya, peran orang tua di rumah dan guru-guru di sekolah sangat diperlukan, sebagai upaya untuk membentuk remaja yang berkarakter dan berakhlak mulia.

3. Kebiasaan Melanggar Aturan Sekolah

Setiap sekolah pasti memiliki aturan-aturan yang bertujuan untuk mendisiplinkan siswa-siswanya, seperti larangan mencontek, larangan berambut gondrong bagi siswa laki-laki, larangan merokok, aturan seragam, aturan jam masuk sekolah, dan lain sebagainya.

Supaya aturan tersebut dilaksanakan dengan baik, biasanya diterapkan sistem kredit poin bagi siswa atau siswi yang melanggar. Jika seorang siswa atau siswi telah mencapai poin tertentu, maka sekolah akan memberikan tindakan.

Tindakan tersebut bisa berupa bimbingan dari guru BK, hingga pemanggilan orang tua jika siswa melakukan pelanggaran berat. Ini merupakan salah satu upaya untuk menegakkan kedisiplinan di lingkungan sekolah.

Baca juga: 3 Contoh Miskonsepsi Layanan BK di Satuan Pendidikan yang Sering Terjadi

Itulah penjelasan mengenai masalah sosial beserta 3 contoh masalah sosial di lingkungan sekolah yang sering ditemui. Untuk mengatasi masalah sosial di lingkungan sekolah, diperlukan kerjasama yang baik antara orang tua dan guru. (ARN)