Konten dari Pengguna

3 Contoh Perdagangan Antardaerah dan Penjelasannya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Contoh Perdagangan Antardaerah. Sumber: www.unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Perdagangan Antardaerah. Sumber: www.unsplash.com

Perdagangan antardaerah adalah perdagangan atau pendistribusian barang dari satu wilayah ke wilayan lain yang berbeda dalam negara yang sama. Ada beberapa contoh perdagangan antardaerah yang sering terjadi setiap harinya.

Dikutip dari buku Ensiklopedia Perdagangan Nasional oleh Wahab (2020), manusia melakukan perdagangan untuk memenuhi kebutuhan dan juga untuk memperoleh keuntungan.

Contoh Perdagangan Antardaerah

Ilustrasi Contoh Perdagangan Antardaerah. Sumber: www.unsplash.com

Perdagangan antardaerah ini sebenarnya terjadi karena adanya perbedaan potensi dan juga penggunaan teknologi disetiap daerah. Hal ini membuat produk yang dihasilkan setiap daerah berbeda.

Perbedaan produk yang ditawarkan setiap daerah membuat terjadinya kegiatan perdagangan atau distribusi barang antardaerah yang dilakukan oleh pelaku ekonomi atau bisnis. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memperoleh keuntungan dan sikap saling melengkapi.

Berikut ini adalah beberapa contoh perdagangan antardaerah di Indonesia.

1. Perdagangan Emas antara Papua dengan Jawa

Papua adalah daerah dengan perdagangan emas yang tinggi. Papua kaya akan tambang emas karena kondisi alam dan geografisnya. Provinsi ini mempunyai banyak pegunungan subduksi yang menghasilkan sumber daya alam khususnya tambang emas yang besar.

Produksi Freeport adalah perdagangan emas yang cukup besar di Papua mencapai 8000 ton biji/hari bahkan mencapai 18.000 ton biji/hari. Emas dari Papua ini menjadi produsen utama emas yang dikirimkan ke Jawa.

2. Perdagangan Beras dari Jawa Timur ke Sulawesi Utara

Surabaya merupakan ibu kota provinsi Jawa Timur. Jawa Timur adalah produsen beras terbesar di Jawa. Beras dari Jawa biasanya selalu dikirimkan ke Sulawesi khususnya Sulawesi Utara.

Beras adalah kebutuhan pokok penduduk Indonesia. Perdagangan beras dari daerah Jawa ke Sulawesi sudah terjadi sejak dulu, bahkan saat masih sistem barter barang. Beras telah menjadi barang ekonomi yang memiliki esensi yang tinggi dalam komoditas ekonomi politik.

3. Perdagangan Cengkih antara Pulau Maluku dengan Jawa

Maluku adalah daerah penghasil rempah-rempah yang besar, bahkan sejak VOC datang ke Indonesia. Produksi rempah-rempah telah memberikan kemajuan perdagangan di Indonesia. Maluku memberikan tawaran rempah yang tinggi dengan Jawa khususnya cengkih.

Cengkih menjadi komoditas unggulan perdagangan di Maluku. Hal ini terjadi karena cengkih merupakan rempah terpopuler dengan harga yang tinggi.

Baca Juga: Inilah Pengaruh Monopoli Perdagangan: Positif dan Negatifnya

Demikan ulasan contoh perdagangan antardaerah yang dapat dipahami oleh para pelaku ekonomi dalam melakukan kegiatan ekonomi perdagangan antardaerah. (NDA)