3 Contoh Produk Bersama dalam Akuntansi Biaya

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Produk bersama atau joint product merupakan salah satu hal penting dalam akuntansi biaya. Terdapat beberapa contoh produk bersama yang nantinya menghasilkan produk secara bersamaan dalam suatu proses produksi.
Dikutip dari Buku Pengantar Akuntansi Biaya, Wulan Wahyuni Rossa Putri dkk, (2023: 92), produk bersama adalah suatu proses produksi yang menghasilkan beberapa produk dari satu jenis bahan baku secara serentak, tapi nilai masing-masing produknya tidak sama.
Dengan kata lain, produk bersama yaitu produk yang dihasilkan dengan menggunakan elemen biaya produksi seperti bahan baku, tenaga kerja, dan biaya overhead pabrik secara bersama.
3 Contoh Produk Bersama
Biaya produk bersama juga merupakan biaya yang dikeluarkan untuk memproduksi beberapa produk yang relatif sama pada rangkaian prosedur si satu waktu.
Adapun contoh produk bersama dan penjelasannya sebagai berikut.
1. Produk Bambu
Bambu adalah jenis pohon yang bisa dimanfaatkan batangnya untuk kayu. Bambu bisa menjadi bahan utama membuat meja tamu, kursi tamu, dan lain sebagainya.
Di samping itu, potongan-potongan kecil dari bahan tersebut juga dapat dibuat berbagai hiasan seperti vas bunga atau bingkai foto dan lainnya sebagai produk sampingan.
2. Penggilingan Kedelai
Contoh lainnya yaitu penggilingan kedelai yang bisa diproses menghasilkan tahu memiliki sisa dalam bentuk ampas dan diolah menjadi oncom. Tahu merupakan produk utama sedangkan oncom merupakan produk sampingannya.
3. Perusahaan Konveksi
Contoh terakhir perusahaan konveksi yang bisa menghasilkan sisa dalam bentuk lain kain perca yang dapat diolah kembali. Pakaian seperti baju atau celana merupakan produk utama sedangkan lap pel, keset dan lainnya dari sisa-sisa bahan produk sampingan.
Dari contoh di atas dapat dilihat bahwasannya contoh produk bersama dalam akuntansi biaya tidak bisa dipisahkan dengan produk sampingan.
Pengertian Produk Sampingan
Produk sampingan sendiri umumnya digunakan untuk mendefinisikan suatu produk dengan total nilai yang relatif kecil dan diproduksi secara bersamaan dengan satu atau lebih produk gabungan.
Adapun contoh produk bersama dan produk sampingan dapat disampaikan dengan ilustrasi sebagai berikut:
Produk bersama terbagi ke dalam produk sampingan seperti hiasan seperti vas bunga, bingkai, dan lain-lain. Produk utama seperti kursi tamu, dan produk utama meja tamu.
Baca juga: Siklus Akuntansi: Pengertian dan Tahapan Alurnya
Itulah contoh produk bersama dalam akuntansi biaya yang tidak bisa dipisahkan dengan produk sampingan yang dapat meningkatkan efisiensi operasional biaya produksi. (ERI)
