Konten dari Pengguna

3 Contoh Produk Fermentasi Kedelai yang Mudah Ditemukan

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh produk fermentasi kedelai. Sumber: Pixabay / Bintang_Galaxy
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh produk fermentasi kedelai. Sumber: Pixabay / Bintang_Galaxy

Tempe adalah salah satu contoh produk fermentasi kedelai yang mudah ditemukan di pasaran. Produk dari kedelai ini merupakan hasil fermentasi kedelai yang menggunakan jamur Rhizopus sp., yang mengubah protein kompleks di dalam kedelai menjadi asam amino.

Fermentasi sendiri, dalam buku Teknologi Fermentasi Pangan Tradisional dan Produk Olahannya, R. Haryo Bimo Setiarto, S.Si., M.Si., (2020: 8), diartikan sebagai proses perubahan secara biokimia pada bahan pangan yang melibatkan aktivitas mikroorganisme dan metabolit aktivitas enzim yang dihasilkan oleh mikroorganisme tersebut.

Sementara itu, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pengertian fermentasi adalah penguraian metabolik senyawa organik oleh mikroorganisme yang menghasilkan energi yang pada umumnya berlangsung dengan kondisi anaerobik dan dengan pembebasan gas.

Contoh Produk Fermentasi Kedelai

Ilustrasi contoh produk fermentasi kedelai. Sumber: Pixabay / ANDRODYN

Ada berbagai produk pangan yang dibuat melalui proses fermentasi kedelai. Adapun contoh produk fermentasi kedelai yang mudah ditemukan di pasaran, antara lain sebagai berikut.

1. Tempe

Tempe merupakan sumber protein nabati yang sangat baik bagi tubuh, serta memiliki beragam manfaat untuk kesehatan. Selain itu tempe juga kaya akan serat pangan.

Manfaat mengonsumsinya dalam jumlah yang cukup dapat membantu meningkatkan kesehatan saluran pencernaan. Serat yang terkandung di dalam tempe juga dapat membantu mengurangi risiko terkena penyakit jantung dan diabetes.

2. Kecap

Kecap merupakan produk seasoning dan kodimen serbaguna yang dibuat dari kedelai, terutama kedelai hitam. Proses fermentasi pada pembuatan kecap menggunakan jamur Aspergillus soyaedan dan Aspergillus wentii.

3. Tauco

Tauco merupakan bahan makanan yang terbuat dari biji kedelai yang difermentasi menggunakan jamur Aspergillus oryzae dan Rhizopus olygosporus atau Rhizopus oryzae.

Di Indonesia, tauco sangat mudah ditemukan di kota Cianjur. Tauco berbentuk pasta, berwarna kuning, dan memiliki cita rasa yang asin dengan konsistensi seperti bubur.

Baca juga: 7 Contoh Bioteknologi Konvensional dalam Kehidupan beserta Pengertiannya

Itulah 3 contoh produk fermentasi kedelai yang mudah ditemukan di pasaran. Di Jepang, produk fermentasi kedelai yang populer adalah natto dan miso, sementara di Korea Selatan, produk fermentasi kedelai yang baik disukai di antaranya doenjang dan cheonggukjang. (ARN)