Konten dari Pengguna

3 Contoh Sayuran Biji yang Sering Dikonsumsi dan Manfaatnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh sayuran biji. Sumber: www.unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh sayuran biji. Sumber: www.unsplash.com

Sayuran biji adalah sayuran yang kaya akan nutrisi dan memberikan sejumlah manfaat kesehatan yang luar biasa. Kacang polong dan petai merupakan contoh sayuran biji yang sering dikonsumsi dan digemari banyak orang dan memiliki kandungan nutrisi yang baik untuk tubuh.

Mengutip buku Teknologi Pengolahan Sayuran, Sitti Khadijah Yahya Hiola, STP., M.Si. (2018:3), sayuran memiliki banyak kandungan nutrisi atau zat kimia lain yang bermanfaat dalam menjaga kesehatan tubuh. Dengan mengonsumsi sayuran, dapat dijadikan pelengkap agar memenuhi menu makanan sehat karena setiap tubuh manusia memerlukan nutrisi dan gizi.

Contoh Sayuran Biji yang Enak dan Bernutrisi Tinggi

Ilustrasi contoh sayuran biji. Sumber: www.unsplash.com

Sayuran biji, merupakan sayuran yang dikonsumsi bagian bijinya, sayuran ini dikenal dengan nama kacang-kacangan. Layaknya sayuran jenis lain, sayuran dengan biji juga baik dikonsumsi karena memiliki banyak manfaat. Berikut beberapa contoh sayuran biji yang mudah ditemui.

1. Kacang Polong

Kacang polong adalah satu dari sekian banyak jenis kacang-kacangan dengan bentuk bulat, berukuran kecil, dan berwarna hijau khas yang tampak segar. Kacang ini kerap digolongkan ke dalam kelompok sayur-sayuran karena sering diolah bersama dengan berbagai sayuran lainnya.

Padahal nyatanya jenis kacang yang satu termasuk dalam keluarga legum, yakni tanaman yang menghasilkan biji di dalamnya. Manfaat kacang polong adalah sebagai berikut.

  1. Membantu Menjaga Gula Darah

    Kacang polong termasuk jenis kacang yang baik dikonsumsi oleh pengidap penyakit diabetes, karena tidak akan membuat gula darah melesat naik.

  2. Menurunkan Risiko Penyakit Ginjal akibat Hipertensi

    Protein dari kacang polong berpotensi mencegah timbulnya kerusakan ginjal pada orang yang memiliki hipertensi.

  3. Menyehatkan Sistem Pencernaan

    Kandungan serat yang ada di dalam kacang ini akan membantu mempermudah pergerakan usus dalam menyerap makanan.

  4. Kaya Antioksidan

    Kacang polong termasuk salah satu sumber nutrisi alami yang menyumbang banyak antioksidan. Asupan antioksidan dari luar juga dibutuhkan tubuh untuk mencukupi persediaannya, sehingga semakin kuat dalam menangkal serangan radikal bebas.

    Radikal bebas tidak boleh disepelekan karena bisa meningkatkan risiko penyakit, seperti kanker, Alzheimer, Parkinson, dan atelosklerosis.

2. Petai

Petai yang dikenal dengan nama ilmiah Parkia speciosa mengandung banyak nutrisi. Pada petai, terdapat serat, kalium, kalsium, fosfor, zat besi, tembaga, zink, vitamin B1, vitamin B2, vitamin B3, vitamin C, dan magnesium. Manfaat petai antara lain:

  1. Menyehatkan Jantung

    Petai bisa jadi pilihan makanan yang menutrisi jantung karena kandungan kalium pada petai dapat membantu mengatur ritme jantung dan fungsi otot jantung.

  2. Menjaga Kepadatan Tulang

    Petai mengandung magnesium dan vitamin B6 yang berperan dalam kesehatan tulang. Nutrisi ini membantu menjaga kepadatan tulang dan mencegah risiko osteoporosis.

  3. Menjaga Keseimbangan Gula Darah

    Petai memiliki indeks glikemik rendah, yang berarti dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil. Ini bisa bermanfaat bagi seseorang dengan diabetes atau siapapun yang ingin menjaga keseimbangan gula darah.

  4. Melancarkan Diet

    Petai adalah sumber energi yang baik dan rendah lemak. Khasiat petai untuk berat badan ini berasal dari serat yang terkandung di dalamnya. Serat yang membuat perut kenyang lebih lama, bisa menekan keinginan ngemil makanan yang tidak sehat.

3. Buncis

Buncis masuk dalam kelompok polong-polongan dengan segudang manfaat. Buncis mengandung protein, serat, kalsium, magnesium, zat besi, fosfor, kalium sodium, vitamin B, C, K, folat, dan beta karoten yang semuanya menjadi nutrisi yang diperlukan oleh tubuh. Manfaat buncis, yaitu

  1. Menjaga Jantung Lebih Sehat

    Buncis menjadi jenis sayuran yang tidak memiliki kandungan kolesterol. Salah satu efek dari hal ini adalah menurunkan risiko penyakit kardiovaskular dan membuat jantung menjadi lebih sehat.

  2. Meningkatkan Kesuburan pada Wanita

    Mengonsumsi zat besi yang berasal dari nabati lebih banyak, seperti kacang-kacangan, bayam, buncis, dan labu bisa mendukung kesuburan pada wanita.

  3. Menjaga Imunitas Tubuh

    Manfaat buncis lainnya termasuk kaya akan vitamin C. Secangkir buncis dalam kondisi mentah memiliki kandungan vitamin C sebanyak 12,2 miligram. Ini setara dengan 25 persen kebutuhan harian tubuh akan vitamin C.

  4. Mengendalikan Kadar Gula Darah

    Buncis juga memiliki peran untuk mengendalikan kadar gula dalam darah. Bahkan, sayuran ini disebutkan sebagai salah satu jenis sayuran yang mempunyai efek hipoglikemik terhadap pengidap diabetes.

Baca juga: Contoh Sayuran Batang dan Pemanfaatannya

Masih banyak contoh sayuran biji yang semuanya mempunya manfaat bagi kesehatan tubuh. Jadi, biasakan selalu untuk menyediakan sayuran apa pun untuk jadi salah satu lauk harian di rumah. (VAN)