Konten dari Pengguna

3 Contoh Soal Pendapatan Nasional dan Cara Menghitungnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh soal pendapatan nasional. Sumber: pexels.com/RdneStock.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh soal pendapatan nasional. Sumber: pexels.com/RdneStock.

Contoh soal pendapatan nasional dapat digunakan siswa untuk memahami materi ekonomi makro. Pendapatan nasional antara lain digunakan untuk mengetahui kondisi kesejahteraan masyarakat dalam suatu negara.

Komponen dan angka yang harus dihitung dalam pendapatan nasional itu sangat kompleks sehingga membutuhkan kompetensi khusus. Namun sebagai pengenalan, ada beberapa pendekatan yang bisa dipelajari.

Contoh Soal Pendapatan Nasional

Ilustrasi contoh soal pendapatan nasional. Sumber: pexels.com/MikhailNilov.

Dikutip dari Aspek Dasar Ekonomi Makro di Indonesia, Tri Kunawangsih Pracoyo dan Antyo Pracoyo (2007:35), ada 3 pendekatan yang bisa digunakan untuk menghitung GDP (Gross Domestic Product) atau pendapatan nasional.

Berikut penjelasan contoh soal pendapatan nasional tersebut.

1. Pendekatan Pengeluaran

Caranya adalah dengan menjumlahkan seluruh pengeluaran yang dilakukan oleh para pelaku ekonomi suatu negara para periode tertentu.

Persamaannya: GDP = C + I + G + (X - M)

C (consumption): pengeluaran rumah tangga.

I (investment): pengeluaraan perusahaan.

G: (government): pengeluaran pemerintah.

X - M: ekspor dikurangi impor atau ekspor bersih.

Contoh:

Konsumsi = 100 triliun.

Investasi = 150 triliun.

Konsumsi pemerintah = 110 triliun.

Ekspor bersih = 75 triliun.

Hitung pendapatan nasionalnya!

Jawaban:

Pendapatan nasional = GDP = C + I + G + (X - M) = 100 + 150 + 110 + 75 = 435 triliun.

2. Pendekatan Pendapatan

Pada pendekatan ini, penyusutan dan pajak tidak langsung dikurangi subsidi juga dimasukkan dalam penghitungan.

Persamaannya: GDP = s/w + r + i + p

Contoh:

Gaji dan upah = 100 triliun.

Laba = 50 triliun.

Bunga = 35 triliun.

Sewa = 50 triliun.

Hitung pendapatan nasionalnya!

Jawaban:

Pendapatan nasional = GDP = 100 + 50 + 35 + 50 = 235 triliun.

3. Pendekatan Produksi

Pendekatan ini menghitung pula 9 sektor ekonomi. Agar tidak terjadi penghitungan ganda, maka dapat dilakukan dengan menghitung nilai akhir dan menghitung nilai tambah.

Persamaannya: GDP = ∑P.Q

Contoh:

Pertanian dan kehutanan = 50 triliun.

Pertambangan = 20 triliun.

Industri pengolahan = 30 triliun.

Bangunan = 10 triliun.

Konstruksi = 15 triliun.

Perdagangan dan hotel = 40 triliun.

Transportasi = 30 triliun.

Keuangan = 70 triliun.

Jasa - jasa = 15 triliun.

Hitung pendapatan nasionalnya!

Jawaban:

Pendapatan nasional = GDP = 50 + 20 + 30 + 10 + 15 + 40 + 30 + 70 + 15 = 280 triliun.

Baca juga: Mengenal 4 Fungsi Laporan Laba Rugi dalam Akuntansi

Itulah contoh soal pendapatan nasional dan cara menghitungnya dengan berbagai pendekatan. Menghitung pendapatan nasional yang sebenarnya tentu lebih kompleks. Tapi setidaknya ada gambaran awal untuk menambah wawasan. (lus)