3 Contoh Spesies Protozoa dan Penjelasannya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Protozoa adalah spesies dalam mata rantai makanan yang masuk dalam ekosistem akuatik. Contoh spesies protozoa adalah zooplankton yang hidup dari fitoplankton. Protozoa hidup bebas atau sebagai parasit bagi organisme lain.
Dari buku Mudah dan Aktif Belajar Biologi oleh Rikky Firmansyah (2007), kata protozoa berasal dari bahasa Yunani, yakni proto yang berarti pertama dan zoa yang berarti hewan. Protozoa merupakan protista yang mirip hewan.
Contoh Spesies Protozoa
Contoh spesies protozoa ialah sarcomastigophora seperti genera monosiga, amoeba, leishmania, trypanosoma, giardia, opalina, entamoeba, bodo dan dfflugia.
Protozoa ialah organisme seluler yang hidup dengan eukariotik, tidak mempunyai bagian dinding sel, heterotrof dan dapat melakukan pergerakan. Protozoa menggunakan pseudopodia (kaki semu) atau silia rambut getar), dan flagela (bulu cambuk) untuk bergerak.
Berikut contoh spesies protozoa yang perlu diketahui.
1. Rhizopoda
Rhizopoda sering di sebut sarcodina merupakan protozoa yang bergerak dengan menggunakan pseudopodia (kaki semu) penjuluran dari sitoplasma. Contoh rhizopoda adalah entamoeba histolytica, amoeba, entamoeba coli, foraminifera, radiolaria, dan arcella.
Rhizopoda sebenarnya hewan bersel satu yang menggunakan pseupodianya untuk menangkap mangsa dan memasukkannya ke dalam vakuolanya (tempat makanan dicerna).
Berbeda dengan sporozoa yang tidak mempunyai alat gerak atau bergerak dengan sel itu sendiri dengan vakuola kontraktil. Sporozoa berbentuk bulat panjang dengan sebuah nukleus. Sporozoa dapat mengakibatkan malaria oleh suku haemosporida dan plaspodium.
2. Flagellata
Flagellata adalah jenis protozoa dengan satu atau lebih pelengkap seperti cambuk yang disebut flagela. Flagellata menggambarkan karakteristik konstruksi dari banyak prokariota dan eukariota dan alat gerak mereka.
Biasanya flagellata, mengakibatkan penyakit giardiasis atau leishmaniasis. Plasmodium, yang menyebabkan penyakit malaria. Contohnya adalah alga bersel satu euglena viridis dan bakteri escherichia coli.
3. Ciliata
Ciliata atau Ciliophora atau Infosoria bergerak dengan silia dengan tubuh oval, tidak berubah-ubah. Ciliata merupakan organisme uniseluler soliter yang memiliki banyak organel yang terspesialisasi, termasuk silia, mirip rambut pendek di luar tubuhnya.
Ciliata dapat ditemukan di air tawar yang memiliki banyak kandungan zat organik.
Baca Juga: Ciri-ciri Protozoa dan Klasifikasinya dalam Ilmu Biologi
Demikian dijelaskan apa saja contoh spesies protozoa yang perlu untuk dipelajari oleh siswa untuk pembelajaran Biologi. (NDA)
