Ciri-ciri Protozoa dan Klasifikasinya dalam Ilmu Biologi

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Protozoa merupakan salah satu golongan dari Kingdom Protista. Terdapat ciri-ciri protozoa yang membedakannya dengan golongan lain.
Protozoa termasuk dalam golongan Protista yang menyerupai hewan. Pada perairan, kelompok organisme protozoa disebut plankton.
Ciri-ciri Protozoa dalam Biologi
Kata protozoa berasal dari bahasa Yunani, yakni proto yang berarti pertama, dan zoa yang berarti hewan. Berdasarkan buku Pasti Bisa Biologi untuk SMA/MA Kelas X, Tim Ganesha Operation (2017:45), ciri-ciri protozoa adalah sebagai berikut.
Termasuk organismen bersel satu (uniselular).
Berukuran mikroskopis (± 10-200 µm).
Bentuk sel bervariasi, dan sebagian besar memiliki alat gerak bulu cambuk (flagela), kaki semu (pseudopodia), dan bulu getar (silia).
Struktur tubuh umumnya tersusun atas membran sel, sitoplasma, vakuola makanan, vakuola kontraktil dan inti sel.
Merupakan organisme heterotrof, namun ada juga yang autotrof (kelompok fitoflagellata karena memiliki plastida).
Habitat di tanah lembab, perairan, atau dalam tubuh hewan dan manusia dengan cara bersimbiosis.
Pernapasan protozoa berlangsung secara difusi.
Bereproduksi secara aseksual atau seksual. Reproduksi aseksual dilakukan dengan cara pembentukan tunas dan pembelahan biner. Adapun secara seksual dilakukan dengan cara konjugasi
Protozoa mendapatkan makanan dengan cara mengabsorpsi molekul organik, yang terjadi secara intrasel.
Beberapa protozoa membentuk koloni, walaupun masing-masing masih dapat dikatakan berdiri sendiri-sendiri.
Beberapa protozoa ada yang bersifat holozoik (pemakan organisme kecil). Sementara yang lainnya bersifat holofitik (fotosintesis) dan saprozoik (pemakan organisme mati).
Klasifikasi Protozoa
Berdasarkan alat geraknya, protozoa diklasifikasikan menjadi beberapa golongan, yaitu sebagai berikut.
Rhizopoda (berkaki semu - pseudopodia). Kata Rhizopoda berasal dari kata rhizo yang berarti akar, dan podos yang berarti kaki. Contohnya Entamoeba histolytica dan Amoeba proteus.
Ciliata (berambut getar). Jenis ini menggunakan silia mereka untuk mencari dan mengumpulkan makanan, serta bergerak. Contohnya Paramecium sp., Balantidium, Stentor, dan Vorticella.
Flagellata (berbulu cambuk). Jenis ini merupakan parasit yang membahayakan bagi hewan dan manusia. Contohnya Trypanosoma, Leishmania, dan Euglena viridis.
Sporozoa (menghasilkan spora, tanpa alat gerak). Seluruh anggota jenis ini merupakan parasit bagi organisme lain. Contohnya adalah Plasmodium sp.
Baca juga: Bahaya Protozoa pada Feses Kucing: Sebabkan Diare hingga Kematian
Ciri-ciri protozoa memiliki kesamaan dengan organisme yang tergabung dalam golongan hewan. Oleh sebab itu, protozoa juga disebut sebagai zooplankton.(DK)
