Konten dari Pengguna

3 Contoh Tembang Dolanan yang Banyak Dinyanyikan Anak-anak

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi 3 Contoh Tembang Dolanan. Sumber: Pixabay/tresiahoban3
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi 3 Contoh Tembang Dolanan. Sumber: Pixabay/tresiahoban3

Terdapat banyak contoh tembang dolanan yang masih populer dan dinyanyikan anak-anak. Meski sudah di era modern, tembang dolanan masih lestari dan cukup sering dinyanyikan saat sedang bermain.

Tembang dolanan adalah bagian dari kebudayaan Indonesia. Kebudayaan ini merupakan warisan dari budaya nenek moyang yang diturunkan dari generasi ke generasi.

Mengenal Tembang Dolanan

Ilustrasi 3 Contoh Tembang Dolanan. Sumber: Pixabay/sasint

Dikutip dari buku Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila untuk SD/MI Kelas V, Wijayanti dan Armi (2023:18), tembang dolanan adalah lagu yang biasanya dinyanyikan oleh anak-anak ketika sedang bermain.

Tembang dolanan tidak hanya sekadar lagu untuk mengiringi sebuah permainan, tetapi juga memiliki pesan moral. Karena itu, tembang dolanan dapat digunakan untuk memberikan pendidikan moral kepada anak.

Hal ini sesuai dengan sifat didaktis dan sosial pada tembang dolanan. Sifat didaktis adalah terkandung makna tersirat di dalam sebuah lagu, sama halnya dengan penyampaian pesan dalam bentuk perumpamaan.

Sedangkan sifat sosial artinya tembang dolanan mempunyai hubungan sosial dan menumbuhkan sifat toleransi antar sesama.

Baca juga: Macam-macam Alat Musik Harmonis Tradisional Indonesia

Contoh Tembang Dolanan

Ilustrasi 3 Contoh Tembang Dolanan. Sumber: Pixabay/sasint

Dari sekian banyak tembang dolanan yang ada, terdapat sejumlah tembang dolanan yang masih eksis di kalangan anak-anak meskipun dihantam kerasnya globalisasi. Berikut di antaranya.

1. Cublak-cublak Suweng

Cublak cublak suweng, suwenge teng gelenter

Mambu ketundhung gudel

Pak empo lera lere, sapa guyu delekake

Sir sir pong dhele gosong

Sir sir pong dhele gosong.

Pesan moral dalam tembang dolanan Cublak-cublak Suweng adalah untuk mencari harta tidak boleh menuruti hawa nafsu, namun harus menggunakan hati nurani yang bersih.

2. Gundul-gundul Pacul

Gundul gundul pacul cul, gembelengan

Nyunggi nyunggi wakul kul, gembelengan

Wakul ngglimpang, segane dadi sak ratan

Wakul ngglimpang, segane dadi sak ratan.

Berdasarkan tembang Gundul-gundul Pacul dapat dipetik pesan moral bahwa sombong merupakan sikap yang tidak baik. Jika terlalu sombong, maka hanya berakibat pada kegagalan.

3. Ilir-ilir

Lir ilir, lir ilir, tandure wus sumilir

Tak ijo royo-royo tak sengguh temanten anyar

Cah angon, cah angon, penekna blimbing kuwi

Lunyu lunyu yo peneken kanggo mbasuh dodotiro

Dodotiro, dodotiro, kumitir bedhah ing pinggir

Dondomana j’rumatana kanggo seba mengko sore

Mumpung padhang rembulane, mumpung jembar kalangane

Yo surako surak hiyo

Dari tembang dolanan Ilir-ilir, didapati pesan moral bahwa meskipun hidup penuh tantangan dan beban, baiknya tetap harus dihadapi dan dikerjakan.

Demikian penjelasan mengenai 3 contoh tembang dolanan yang banyak dinyanyikan anak-anak. Semoga tembang dolanan dapat terus lestari dan dinyanyikan oleh anak-anak di masa mendatang. (YAS)