Konten dari Pengguna

3 Contoh Zat Pemanis Buatan dan Dampaknya untuk Kesehatan Manusia

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh zat pemanis buatan. Foto: Pixabay.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh zat pemanis buatan. Foto: Pixabay.

Pemanis buatan sering digunakan sebagai pengganti gula. Pemanis ini biasanya dihasilkan melalui proses kimia. Contoh zat pemanis buatan sangatlah beragam, dan mudah ditemukan di pasar tradisional maupun modern.

Selain mudah ditemukan, penggunaannya pun cukup mudah, yaitu dengan cara mencampurkan pemanis ini ke dalam makanan atau minuman. Hindari untuk mencampurkan pemanis buatan terlalu banyak, karena kadar manis di dalamnya cukup tinggi dibandingkan pemanis alami.

Contoh Zat Pemanis Buatan

Contoh zat pemanis buatan. Gambar hanya ilustrasi. Foto: Pixabay.

Mengutip buku yang berjudul Buku Pintar UN SMP 2013, Dewi Damayanti, S.Si., dkk., ‎Mahira & M. Irsa (2012:228), zat aditif adalah bahan kimia yang dicampurkan ke dalam makanan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas makanan, menambah kelezatan, dan mengawetkan makanan.

Contoh zat aditif yaitu zat pemanis yang dibuat melalui proses kimiawi. Salah satu contoh zat pemanis buatan adalah sakarin yang digunakan untuk penyedap makanan.

Berikut beberapa contoh lain dari zat pemanis buatan yang harus diketahui.

1. Sukralosa

Sukralosa adalah zat pemanis buatan yang dihasilkan dari sukrosa. Perlu diketahui, bahwa rasa manis pada zat ini 600 kali lebih kuat dibandingkan dengan pemanis alami seperti gula. Biasanya, bahan pemanis ini digunakan untuk makanan yang digoreng atau dipanggang.

2. Neotam

Kandungan pemanis dalam neotam yaitu mencapai 8.000 kali lebih tinggi dari gula biasa. Walaupun begitu, pemanis ini tetap bisa dikomsumsi dengan mempertimbangkan kebutuhan gula dalam tubuh. Jika ingin mengonsumsinya, manusia bisa mengonsumsi neotam hingga 18mg/kg berat badan dalam sehari.

3. Aspartam

Aspartam memiliki kandungan yang sama seperti neotam, yaitu asam amino, asam aspartat, fenilalanin, dan sedikit etanol. Namun rasa manisnya lebih rendah yaitu hanya 220 saja. Pemanis ini dapat ditemukan dalam makanan sereal, agar-agar, permen karet dan beragam minuman berkarbonasi lainnya.

Dampak Zat Pemanis Buatan untuk Tubuh

Ilustrasi contoh zat pemanis buatan. Foto: Pixabay.

Zat pemanis buatan akan menimbulkan beberapa dampak negatif untuk tubuh jika dikonsumsi secara berlebihan. Berikut dampak pemanis buatan untuk tubuh manusia yaitu:

  • Meningkatkan risiko ginjal

  • Menyebabkan kanker

  • Diabetes

  • Gigi berlubang

  • Merusak pankreas

  • Menyebabkan obesitas

Baca Juga: Konsumsi Pemanis Buatan Lebih Berisiko Kena Kanker

Demikian penjelasan mengenai beberapa contoh zat pemanis buatan. Harus diperhatikan bahwa berlebihan mengonsumsinya dapat memicu beragam penyakit dalam tubuh. Jadi, kontrol asupan gula dalam tubuh dengan baik.

(LFP)