Konten dari Pengguna

3 Faktor Pendorong Gotong Royong di Lingkungan Masyarakat

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Gambar faktor pendorong gotong royong. Sumber: pexels.com/Tymur Khakimov
zoom-in-whitePerbesar
Gambar faktor pendorong gotong royong. Sumber: pexels.com/Tymur Khakimov

Budaya gotong royong merupakan jati diri bangsa yang perlu senantiasa dipelihara. Hal ini karena goyong royong akan menjaga persatuan antar masyarakat. Untuk itu, faktor pendorong gotong royong harus selalu dipupuk di kalangan masyarakat.

Dikutip dari buku Demokrasi Pancasila di Era Kemajemukan oleh Darmawan Harefa (2020:41), azas kegotong-royongan dilatarbelakangi oleh alasan penting seperti kebutuhan akan sesama, rasa saling mencintai, keimanan pada Tuhan, dan sebagainya.

Faktor Pendorong Gotong Royong

Ilustrasi faktor pendorong gotong royong. Sumber: pexels.com/Rodolfo Quiros

Gotong royong bisa saja tidak terjadi tanpa adanya faktor pendorong di belakangnya. Untuk dapat meningkatkan kebiasaan baik ini, maka berikut beberapa faktor pendorong gotong royong yang perlu terus ditanamkan dalam prinsip masyarakat.

1. Keikhlasan Berpartisipasi dan Rasa Kebersamaan

Tanpa adanya rasa ikhlas gotong royong akan sulit terlaksana. Sebab, pada dasarnya tidak ada bayaran dari melakukan gotong royong. Budaya gotong royong bersifat suka rela demi kepentingan banyak orang.

Dengan adanya gotong royong maka suatu permasalahan yang dihadapi dapat teratasi dengan lebih mudah, karena dilakukan oleh banyak orang. Apabila seluruh masyarakat secara kompak memiliki rasa ikhlas dalam berpartisipasi maka gotong royong dapat terlaksana.

2. Menyadari Manusia Adalah Makhluk Sosial

Manusia sebagai makhluk sosial artinya manusia adalah individu yang senantiasa membutuhkan orang lain. Umumnya, manusia selalu berinteraksi satu sama lain agar kebutuhan hidupnya terpenuhi.

Seorang manusia akan kesulitan menjalani hidup jika berada di bumi sendirian. Dengan kesadaran semacam ini, maka seseorang akan lebih peka untuk ikut melakukan gotong royong di lingkungan masyarakat.

3. Pemenuhan Kesejahteraan

Gotong royong dapat meningkatkan kesejahteraan dari suatu lingkungan masyarakat tertentu. Contohnya seperti ketika ada jembatan yang putus di sebuah desa. Hal itu tentu akan membuat masyarakat sekitar kesulitan.

Namun, bila diadakan gotong royong dalam perbaikan jembatan maka kesejahteraan masyarakat akan kembali seperti sediakala. Dengan adanya tuntutan untuk memenuhi kesejahteraan bersama akan membuat gotong royong terlaksana.

Baca Juga: 10 Contoh Gotong Royong di Rumah yang Bisa Dilakukan Semua Anggota Keluarga

Demikian beberapa faktor pendorong gotong royong dalam lingkungan masyarakat. Seluruh faktor yang dapat mendorong gotong royong ialah kunci dari pelestarian kepribadian bangsa Indonesia serta bisa meningkatkan rasa persatuan (SLM)