3 Fungsi Laminar Air Flow dan Cara Kerjanya

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Laminar air flow adalah salah satu peralatan laboratorium yang sering digunakan pada bidang mikrobiologi. Fungsi laminar air flow umumnya adalah untuk mensterilkan beberapa peralatan.
Dikutip dari buku Mikrobiologi Dasar Hasil Ternak oleh Lilik Eka Radiati,dkk (2019:68) laminar air flow atau biasa disingkat LAF adalah suatu alat yang ada pada laboratorium biologi untuk membiakkan kultur mikroba secara aseptis.
Fungsi Laminar Air Flow
Laminar air flow merupakan komponen laboratorium biologi yang dibutuhkan dalam penanganan mikroorganisme pada penelitian ilmiah tertentu. Fungsi laminar air flow sendiri sangat beragam. Apa saja?
1. Mensterilkan Area Kerja
Pertama, laminar air flow memiliki fungsi dalam mensterilkan area kerja selama proses penelitian. Alat tersebut akan bekerja dengan mengambil udara luar aliran air laminar kemudian disaring oleh filter pada aliran air laminar.
Kemudian, udara yang berasal dari luar tidak akan ikut mencemari mencemari area penelitian. Proses penelitian pun dapat berlangsung dengan steril tanpa terkontaminasi bakteri berbahaya.
2. Menjaga Kejernihan Alat dan Media Penelitian
Berikutnya, laminar air flow berfungsi untuk menjaga alat dan media penelitian pada laboratorium agar tetap jernih. Sehingga, selama proses penelitian mikroba atau bakteri lain akan dimusnahkan dan tidak dapat mengkontaminasinya.
3. Meningkatkan Keberhasilan Penelitian
Terakhir, fungsi laminar air flow dapat menjadi penentu keberhasilan suatu penelitian. Sebab, peran laminar air flow sendiri yang dapat mensterilkan alat dan area laboratorium akan membantu penelitian berjalan sesuai dengan rencana, tanpa adanya kegagalan karena bakteri.
Prinsip Kerja Laminar Air Flow
Fungsi laminar air flow pada dasarnya sangat berkaitan dengan cara kerjanya yang menghirup udara dari luar. Sederhananya, alat Laminar Air Flow (LAF) akan melakukan penyaringan dengan menghirup udara dari luar.
Setelah disaring, udara akan dihembuskan di dalam ruang alat laminar air flow. Hembusan angin pada laminar air flow sendiri diharuskan agar tetap konstan atau stabil. Hal ini agar tidak mengganggu proses penelitian yang sedang berlangsung.
Selain itu, laminar air flow umumnya berbentuk kubus yang bertujuan untuk memperluas meja kerja peneliti dan mengurangi kemungkinan turbulensi hembusan angin. Sebab, jika terjadi turbulensi akan membuat debu dan kotoran terendap di sekitaran clean bench.
Baca Juga: Fungsi Mortar dan Alu dalam Laboratorium
Demikianlah pembahasan mengenai fungsi laminar air flow yang digunakan pada beberapa penelitian. Pentingnya alat laboratorium juga menjadi salah satu penentu keberhasilan sebuah penelitian. (NUM)
