3 Gaya Lompat Jauh yang Wajib Diketahui

Ragam Info
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Salah satu gaya lompat jauh adalah gaya jongkok dengan ciri menekuk lutut dengan badan condong ke depan saat melayang di udara. Sehingga bentuk badan seperti orang yang sedang duduk jongkok. Selain gaya jongkok ada gaya menggantung dan berjalan di udara.
Lompat jauh merupakan salah satu cabang nomor olahraga atletik yang mengombinasikan gerakan lari dan meloncat. Cara memainkannya atlet harus berlari kemudian melakukan lompatan sejauh mungkin untuk menjadi juaranya.
Gaya Lompat Jauh
Gaya lompat jauh sendiri merujuk pada gerakan yang dilakukan seorang atlet selama fase melayang setelah lepas landas dari papan. Perbedaan tiap gaya dalam cabang olahraga ini dapat dilihat saat atlet berada di udara.
Dikutip dalam buku Siswa Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan SMP/MTs Kelas 7 oleh Paiman, S.Pd., M.Or., (2021:160-161) ada 3 gaya pada olahraga lompat jauh yang dapat dilakukan ketika badan melayang di udara, berikut penjelasannya.
1. Gaya Jongkok (Ortodok)
Disebut gaya jongkok sebab saat melayang di udara sikap atlet seperti orang bersikap duduk jongkok. Gaya ini sering dilakukan karena merupakan yang paling mudah tingkat koordinasinya.
2. Gaya Menggantung (Schnepper)
Disebut gaya menggantung sebab saat melayang di udara menyerupai sikap orang mengantung di palang tunggal. Cara melakukan gerakan gaya ini yaitu:
Kaki diayunkan ke belakang dan ke depan berlawanan arah dengan gerak kedua lengan.
Saat akan melakukan pendaratan, kedua kaki dijulurkan ke depan dan kedua tumit mendarat lebih dahulu.
Lutut ditekuk dan jatuh dengan rapat serta lentur.
3. Gaya Berjalan di Udara (Walking in the Air)
Gaya ini akan terlihat seperti sedang berjalan di udara. Ketika tubuh sedang melayang di udara gerakan kaki seakan berlari ataupun berjalan di udara. Cara melakukan gaya ini yaitu:
Sebelum melakukan tolakan, pinggang sedikit diturunkan, paha kanan diayunkan setinggi pinggang, luruskan lutut, kaki kanan mengayun ke belakang, lutut ditekuk dan pinggang dipertahankan tegak.
Menjelang pendaratan, kaki kanan diayun kembali ke depan disejajarkan dengan kaki kiri, kaki terjulur lurus sejajar dan lentur.
Ketika akan mendarat, lengan ayun ke depan dan tubuh membungkuk serta kaki dijulurkan ke depan lurus sesaat sebelum mendarat.
Pendaratan dilakukan dengan tumit kaki terlebih dahulu, mendarat dengan kaki lentur, sejajar, dan rapat.
Gerakan kaki kanan dari tolakan hingga mendarat menyerupai gerakan mengayuh sepeda satu kali kayuhan dengan urutan depan, bawah, belakang, atas, kembali ke depan.
Itulah 3 gaya lompat jauh yang terdiri dari gaya jongkok, gaya menggantung, dan gaya berjalan di udara. Pemanasan sebelum melakukan olahraga ini sangat penting dilakukan, agar tubuh tidak mengalami cidera. (MRZ)
Baca juga: Mengenal Teknik Awalan Lompat Jauh yang Benar
