Konten dari Pengguna

3 Jenis Karya Ilmiah, Struktur, dan Ciri-cirinya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi menyusun karya ilmiah, sumber: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi menyusun karya ilmiah, sumber: Pixabay

Karya ilmiah lekat dalam kehidupan pelajar dan mahasiswa, karena proses penyusunannya dapat melatih keterampilan berpikir dan berargumentasi. Jenis karya ilmiah sendiri bermacam-macam begitupun dengan cara menyusunnya.

Namun, sebelum mempelajari tentang cara menyusun karya ilmiah, sebaiknya tahu pengertian karya ilmiah, jenis-jenis karya ilmiah dan bagaimana ciri-cirinya.

Jenis Karya Ilmiah, Struktur dan Ciri-Cirinya

Ilustrasi Karya Ilmiah, sumber: Pixabay

Karya ilmiah adalah hasil karya berupa tulisan, yang dibuat berdasarkan data dan fakta yang didapat dari proses observasi, eksperimen, dan kajian pustaka.

Berdasarkan bentuk penyajiannya, jenis karya ilmiah ada tiga macam, yaitu karya ilmiah populer, semi formal, dan formal. Berikut penjelasan mengenai ketiga jenis karya ilmiah tersebut.

1. Karya Ilmiah Populer

Karya ilmiah populer adalah karya tulis yang ditulis dengan gaya bahasa populer tetapi tetap menggunakan standar atau kaidah ilmiah. Biasanya, karya ilmiah jenis ini dapat ditemukan baik di media cetak maupun media online.

Ciri-cirinya:

- Menggunakan gaya bahasa yang santai, tidak kaku, dan mudah dipahami

- Biasanya ditulis dengan cara menyadur, mengutip, dan meramu informasi dari berbagai sumber atau tulisan orang lain

Struktur Karya Ilmiah Populer:

Struktur karya ilmiah populer lebih ringkas dan lebih padat jika dibandingkan karya tulis ilmiah yang lain. Struktur karya ilmiah populer hanya terdiri dari 4 bagian, yaitu:

  1. Judul

  2. Pendahuluan

  3. Isi

  4. Penutup

Contoh karya ilmiah populer antara lain esai, artikel, juga opini.

2. Karya Ilmiah Semi Formal

Karya Ilmiah Semi Formal menurut buku Bahasa Indonesia berjudul Cara Mudah Menulis Karya Ilmiah karya Ahsanul Anam (2023), didefinisikan sebagai tulisan yang memuat informasi faktual yang dijabarkan dengan bahasa semi formal dan tidak sepenuhnya mengikuti metode ilmiah.

Contoh karya ilmiah semi formal antara lain makalah dan laporan tugas akademis.

Baca Juga: Cara Membuat Makalah SMA dengan Baik dan Benar

Struktur Karya Ilmiah Semi Formal

Struktur karya ilmiah semi formal sedikit lebih lengkap dibandingkan karya ilmiah populer, namun tidak selengkap karya ilmiah formal. Adapun strukturnya terdiri dari:

  1. Judul

  2. Kata Pengantar

  3. Daftar Isi

  4. Pendahuluan

  5. Pembahasan

  6. Simpulan

  7. Daftar Pustaka

3. Karya Ilmiah Formal

Karya ilmiah formal adalah suatu karya tulis yang menggunakan bahasa baku serta menggunakan kaidah-kaidah penulisan ilmiah dengan mencantumkan data-data yang valid.

Struktur karya ilmiah formal

Struktur karya ilmiah formal terbilang sangat lengkap, terdiri dari:

  1. Judul

  2. Tim Pembimbing

  3. Kata Pengantar

  4. Abstrak

  5. Daftar Isi

  6. Bab Pendahuluan

  7. Bab Kerangka Teoritis

  8. Bab Metode Penelitian

  9. Pembahasan Penelitian

  10. Penutup

Contoh karya ilmiah formal antara lain skripsi, tesis, dan disertasi.

Demikianlah informasi mengenai pengertian karya ilmiah, jenis-jenis karya ilmiah, struktur dan ciri-cirinya. Semoga bermanfaat (ARN)