3 Jenis Puisi Rakyat dan Ciri-cirinya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Puisi rakyat menjadi salah satu cara menceritakan tentang tradisi di kehidupan sehari-hari. Pada puisi ini, setidaknya terdapat 3 jenis dengan ciri-cirinya yang menarik untuk diketahui.
Dikutip dari Buku Mengenal Lebih Dekat Puisi Rakyat, Sri Khairani Lubis dkk, (2020: 21), puisi rakyat merupakan karya sastra yang di dalamnya terdapat beberapa jenis bait dan baris. Puisi ini menggunakan kata-kata indah yang diambil dari nilai-nilai atau nasihat oleh penulis puisi tersebut.
3 Jenis Puisi Rakyat
Dalam keberagaman jenis-jenis puisi, berikut 3 jenis puisi rakyat yang mempunyai karakternya masing-masing.
1. Gurindam
Puisi Gurindam merupakan bentuk puisi rakyat yang terdiri dari dua bait. Setiap baitnya terdiri dari dua baris kalimat dengan rima sama. Gurindam sarat akan nilai moral dan agama. Bagi orang dahulu, gurindam sangat penting dan dijadikan norma di dalam kehidupan.
2. Pantun
Puisi rakyat selanjutnya, yaitu pantun. Ini merupakan salah satu karya sastra yang masih populer sampai saat ini. Pantun adalah bentuk puisi Indonesia, di mana setiap baitnya terdiri dari empat baris yang bersajak a-b-a-b.
3. Syair
Terakhir ada syair. ini merupakan jenis puisi lama yang setiap baitnya terdiri dari empat lirik yang berakhir dengan bunyi sama. Orang yang membacakan syair akan disebut pujangga atau penyair.
Ciri-ciri Puisi Rakyat
Setelah mengenal tiga jenis puisi rakyat di atas. Berikut ciri-cirinya.
1. Ciri-ciri Gurindam
Setiap baris gurindam terdiri dari 10 sampai dengan 14 kata.
Gurindam memiliki dua baris di setiap baitnya.
Terdapat hubungan sebab akibat di setiap baris gurindam.
Setiap baris memiliki rima a-a, b-b, c-c, d-d, dan seterusnya.
Isi kesimpulan dari gurindam ada pada baris kedua.
Isinya berbentuk filosofi atau nasehat.
2. Ciri-ciri Pantun
Memiliki pola dengan sajak a-b-a-b atau a-a-a-a.
Pantun terdiri dari empat baris.
Baris pertama dan kedua isinya kalimat sampiran.
Pada baris ke empat dan ketiga berisi isi.
3. Ciri-ciri Syair
Terdiri dari 4 baris.
Setiap baris terdiri dari 4-6 kata.
Setiap baris terdiri atas 8-12 suku kata.
Semua baris syair adalah isi.
Menyampaikan pesan atau cerita.
Memiliki rima akhir a-a-a-a.
Baca juga: 4 Puisi tentang Kopi yang Menggambarkan Filosofinya
Itulah jenis puisi rakyat dan ciri-cirinya yang bisa menjadi tulisan cerminan di kehidupan sehari-hari, dan semuanya mengajarkan nasihat dengan makna yang dalam. (ERI)
