3 Penyebab Mimpi Buruk beserta Cara Mengatasinya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Banyak orang yang mengira bahwa penyebab mimpi buruk memiliki kaitan dengan mistis. Padahal mimpi buruk dapat dijelaskan secara ilmiah serta dapat diatasi.
Mimpi buruk sendiri adalah hal yang tidak dapat terhindarkan. Hal ini karena prosesnya berlangsung saat tubuh berada di fase bawah alam sadar. Maka tak heran jika hampir semua orang dari seluruh kategori usia pernah mengalaminya.
3 Penyebab Mimpi Buruk
Mimpi buruk umumnya terjadi saat memasuki fase REM (Rapid Eye Movement) pada tidur, yaitu antara waktu tengah malam sampai menjelang pagi hari. Fase ini berlangsung selama 90-100 menit.
Walaupun penyebab mimpi buruk belum diketahui secara pasti, namun terdapat sejumlah dugaan mimpi buruk yang disebabkan oleh berbagai faktor. Dikutip dari buku Memahami Arti Mimpi, Ennis dan Parker (2005:25-26), setidaknya terdapat 3 penyebab mimpi buruk, yaitu:
1. Memiliki Sensitivitas yang Berlebihan
Sensitivitas mungkin tidak muncul saat sedang berkegiatan sehari-hari. Namun, dapat muncul saat malam hari di dalam mimpi.
2. Memiliki Kondisi Kejiwaan
Mimpi juga dapat dihubungkan dengan kondisi kejiwaan yang berbeda-beda. Misalnya, untuk pasien yang obsesif akan bermimpi buruk tentang terjadinya hal-hal di luar kuasa mereka. Atau untuk pasien schizoid akan bermimpi tentang dihukum, dimakan, atau dirasuki arwah.
3. Ekspresi Emosi
Mimpi buruk juga dapat menjadi sebuah ekspresi dari konflik emosi tertekan yang dikubur dalam-dalam. Biasanya, hal ini dipicu dari rasa gelisah.
Baca juga: Doa Mimpi Buruk yang Benar Menurut Ajaran Islam
Cara Mengatasi Mimpi Buruk
Jika mimpi buruk hanya terjadi sesekali, maka hal tersebut tidak perlu terlalu dikhawatirkan. Namun, jika sering mengalami mimpi buruk hingga menganggu kegiatan sehari-hari, maka mimpi buruk perlu diatasi.
Pada dasarnya, mimpi buruk dapat diatasi dengan mengetahui penyebabnya terlebih dahulu. Menurut laman resmi Kementerian Kesehatan Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan, yankes.kemkes.go.id, jika mimpi buruk disebabkan oleh gangguan mental atau gangguan tidur, maka dapat diatasi dengan cara berikut.
Obat-obatan.
Psikoterapi seperti terapi perilaku kognitif, image rehearsal therapy, dan visual kinesthetic dissociation.
Teknik relaksasi seperti meditasi, yoga, dan terapi napas dalam.
Sekian ulasan mengenai 3 penyebab mimpi buruk beserta cara mengatasinya. Jika mimpi buruk yang dialami semakin sering terjadi hingga mengganggu aktivitas harian, sebaiknya hubungi tenaga medis terkait. (YAS)
