Konten dari Pengguna

3 Peran Guru Menurut Ki Hajar Dewantara yang Patut Diterapkan

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi peran guru menurut Ki Hajar Dewantara. Sumber: Pexels/fauxels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi peran guru menurut Ki Hajar Dewantara. Sumber: Pexels/fauxels

Ki Hajar Dewantara merupakan bapak Pendidikan Indonesia. Beliau terkenal dengan tiga semboyan yang melandasi filosofi pendidikannya. Semboyan tersebut juga merupakan cerminan peran guru menurut Ki Hajar Dewantara.

Dalam semboyannya, Ki Hajar Dewantara menggambarkan bahwa guru bukan hanya sebagai penyampai ilmu pengetahuan saja. Tetapi juga sebagai teladan, pembimbing, dan motivator bagi siswanya.

Ketahui Peran Guru Menurut Ki Hajar Dewantara

Ilustrasi peran guru menurut Ki Hajar Dewantara. Sumber: pexels/Max Fischer

Guru menjadi sosok yang digugu (dipercaya dan dipatuhi) dan ditiru (dicontoh dan diteladani) oleh murid. Dengan kata lain guru bukan hanya sebagai pengajar namun juga menjadi teladan (role model) bagi murid-muridnya.

Guru memiliki peran sentral dalam pendidikan. Guru berperan dalam membentuk karakter siswa, menanamkan nilai-nilai luhur dan budi pekerti yang baik, membimbing perkembangan potensi diri, dan menuntunnya untuk menuju kemerdekaan belajar.

Dikutip dalam buku Penguatan Peran Guru Penggerak di Era Merdeka Belajar oleh Idris Apandi, M.Pd., dan Dra. Sri Rosdianawati, M.M., (2020:50), peran guru menurut Ki Hajar Dewantara yaitu Ing Ngarso Sung Tulodo (di depan memberikan teladan), Ing Madyo Mangun Karso (di tengah membangung kemauan), Tut Wuri Handayani (di belakang memberikan dukungan).

Adapun penjelasan dari peran guru tersebut adalah sebagai berikut.

1. Ing Ngarsa Sung Tulodo

Di depan memberikan teladan artinya guru harus menjadi contoh yang baik (positif) bagi siswanya dalam segala hal, baik dalam sikap maupun pola pikir. Contoh tersebut harus diaplikasikan di kehidupan sehari-hari (di dalam maupun di luar kelas).

2. Ing Madya Mangun Karso

Di tengah membangun kemauan atau semangat artinya guru tidak hanya sebagai pengajar. Tetapi juga sebagai pembimbing dan motivator yang harus bisa membangkitkan atau membangun niat, kemauan, dan semangat dalam diri siswa.

3. Tut Wuri Handayani

Di belakang memberi dukungan artinya meskipun siswa telah mencapai kemandirian, guru tetap memberikan dukungan dan motivasi dari belakang. Guru terus membimbing dan mendukung siswa agar terus berkembang dan mencapai potensi terbaiknya.

Itulah 3 peran guru menurut Ki Hajar Dewantara yang tercermin dalam trilogi semboyannya yang menekankan peran guru dalam memberikan teladan, membangun semangat, dan memberikan dorongan kepada peserta didik. (MRZ)

Baca juga: Peserta Didik adalah Individual yang Unik, Bagaimana Guru Mengakomodasi Mereka?