Konten dari Pengguna

3 Perbedaan Paragraf Deduktif dan Induktif beserta Contohnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi perbedaan paragraf deduktif dan induktif. Sumber: Pexels/ugurlu photographer
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi perbedaan paragraf deduktif dan induktif. Sumber: Pexels/ugurlu photographer

Terdapat beberapa perbedaan paragraf deduktif dan induktif yang salah satunya adalah letak ide pokok dari jenis paragraf itu. Paragraf deduktif ide pokok terdapat di awal paragraf sedangkan induktif di akhir paragraf.

Paragraf adalah gabungan beberapa kalimat yang saling berhubungan dan menghasilkan suatu tema tertentu. Sehingga di dalam suatu paragraf pasti terdapat ide pokok atau kalimat utama dan kalimat penjelas.

Perbedaan Paragraf Deduktif dan Induktif

Ilustrasi perbedaan paragraf deduktif dan induktif. Sumber: Pexels/Aline Viana Prado

Dalam buku Bahasa Indonesia 2 SMA Kelas XI oleh Sri Sutarni, S.Pd., dan Drs. Sukardi, M.Pd.(2008:9-11) perbedaan paragraf deduktif dan induktif bisa dilihat dari tiga aspek di antaranya sebagai berikut.

1. Letak Ide Pokok

Paragraf deduktif memiliki ide pokok atau kalimat utama di awal paragraf. Sedangkan paragraf induktif merupakan paragaf dengan ide pokok atau kalimat utama terletak di akhir, sehingga pada paragraf jenis ini kesimpulan dijadikan sebagai kalimat utama.

2. Pola Pengembangan Paragraf

Paragraf deduktif memiliki pola pengembangan paragraf dari umum ke khusus. Maksudnya paragraf diawali dengan penjelasan yang bersifat luas, kemudian dilanjutkan dengan menyampaikan informasi-informasi yang lebih khusus.

Sebaliknya, paragraf induktif memiliki pola pengembangan dari khusus ke umum. Maksudnya di bagian awal paragraf akan berisi gagasan penjelas, kemudian di akhir berupa simpulan dari semua gagasan.

3. Pola Penalaran

Paragraf deduktif mengikuti pola penalaran deduktif yaitu penguraian ke dalam bukti, fakta, data empiris khusus dari sebuah kesimpulan umum. Berdasarkan sifat kalimat penjelasannya paragraf ini digolongkan menjadi 3 yaitu paragraf contoh, rincian, dan alasan.

Paragraf induktif mengikuti pola penalaran induktif yaitu pengambilan kesimpulan yang bersifat umum berdasarkan bukti, data, dan fakta yang bersifat khusus. Paragraf ini digolongkan menjadi 3 paragraf generalisasi, analogi, dan sebab akibat.

Contoh Paragaf Deduktif dan Induktif

Ilustrasi perbedaan paragraf deduktif dan induktif. Sumber: Pexels/RF._.studio

Setelah mengetahui perbedaan dari kedua jenis paragraf deduktif dan induktif, agar lebih paham simak contoh berikut ini.

1. Contoh Paragaf Deduktif

Contoh 1

Semangat serta kesungguhan hati guru dalam mengajar dirasakan semakin pudar karena kesejahteraan terabaikan. Imbalan yang diterima rendah. Gaji yang sering terlambat dan banyak potongan untuk keperluan yang kadang-kadang tidak jelas.

Contoh 2

Indonesia diklaim sebagai negara dengan kepulauan terbanyak yang ada di dunia. Sebab Indonesia memiliki lebih dari 17.000 pulau yang tersebar di 38 provinsi. Jumlah itu disebut-sebut menjadi yang terbanyak di dunia. Dari 17.000 pulau, 7.000 di antaranya pulau di Indonesia ini berpenghuni.

2. Contoh Paragaf Induktif

Contoh 1

Setelah banjir surut, anak-anak menjalani pemeriksaan dan hasilnya cukup beragam. Sebanyak 15 anak diare akut, 2 anak menderita penyakit kulit, dan 4 anak dipastikan terkena demam berdarah. Dapat dikatakan bahwa banjir bandang minggu lalu membawa dampak buruk bagi kesehatan para korban.

Contoh 2

Bagi peserta yang melanggar aturan, tentu akan dijatuhi sanksi. Adanya aturan yang ditetapkan oleh panitia ini dilakukan untuk menunjang ketertiban peserta yang mengikuti acara tersebut. Jadi, setiap peserta dan panitia wajib menaati peraturan agar acara terselenggara dengan lancar.

Perbedaan paragraf deduktif dan induktif bisa dilihat dari letak ide pokok, pola pengembangan paragraf, dan pola penalarannya. Dengan begitu seseorang bisa menentukan jenis paragraf dalam sebuah teks. (MRZ)

Baca juga: 2 Contoh Paragraf Silogisme dalam Bahasa Indonesia dan Pengertiannya