Konten dari Pengguna

3 Perubahan Tanah karena Proses Alam

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi perubahan tanah karena proses alam. Sumber: Pexels/James Frid
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi perubahan tanah karena proses alam. Sumber: Pexels/James Frid

Perubahan tanah karena proses alam di antaranya yaitu pengikisan nutrisi tanah yang disebabkan karena adanya hujan lebat. Hujan lebat akan menimbulkan banjir yang dapat membawa material-material pada permukaan tanah untuk berpindah tempat hujan (erosi).

Perubahan tanah jenis ini merupakan perubahan yang terjadi tanpa adanya campur tangan manusia, namun disebabkan oleh peristiwa alam seperti bencana alam longsor, erosi, hujan, dan lainnya. Perubahan ini tentunya bersifat merugikan.

Mengenal Apa Itu Tanah

Ilustrasi perubahan tanah karena proses alam. Sumber: Pexels/Jan Kroon

Dalam buku Penilaian Praktis Ekologi Tanah Dalam Pertanian Tahan Iklim oleh Kustiwa Sudrajat Adinata, Prof. Dr. Ir. Tualar Simarmata, M.S. (2022:1-2) tanah merupakan media tumbuhan tanaman yang berperan sebagai tempat dalam proses perputaran nutrisi serta memberi dukungan mekanis pada akar tanaman agar tanaman tumbuh kuat.

Proses pelapukan batuan menjadi mineral, pelepasan ion-ion mineral sebagai sumber unsur hara, pelapukan bahan-bahan organik, dan pada akhirnya membentuk lapisan tanah dapat menjadi sumber nutrisi alami utama bagi tanah selain air dan udara.

Komponen utama tanah yang menempati proporsi paling tinggi (45%) adalah mineral anorganik seperti pasir, debu, dan tanah liat. Di antara komponen padatan tersebut terdapat ruang pori yang dapat berisi air atau udara yang menempati setengah dari komposisi tanah.

Perubahan Tanah karena Proses Alam

Ilustrasi perubahan tanah karena proses alam. Sumber: Pexels/Raju Shrestha

Tanah merupakan sumber nutrisi yang baik untuk pertumbuhan tumbuhan. Namun karena adanya proses alam seperti erosi, tanah longsor, banjir, maupun hujan komponen yang terkadung pada tanah akan berubah. Berikut perubahan tanah karena proses alam.

1. Pengikisan Nutrisi

Sumber nutrisi utama pada tanah yaitu mineral berupa nitrogen, fosfor, kalium, sulfur, kalsium, magnesium dan lain sebagainya. Nutrisi ini akan hilang jika terjadi pengikisan tanah yang umumnya disebabkan dari erosi air hujan maupun banjir.

Perubahan tanah ini dapat merugikan karena menyebabkan kualitas tanah menurun yang berpengaruh pada kesuburan pada lapisan tanah, sehingga mengakibatkan penurunan produktivitas tanah dan dapat berdampak buruk pada hasil tanamam.

2. Kesuburuan Tanah Menurun

Berkurangnya tingkat kesuburan tanah dapat terjadi akibat tanah longsor. Tingkat kesuburan tanah pada area terdampak longsor cenderung lebih rendah dibandingkan dengan area tidak terdampak longsor karena kadar fraksi lempung yang lebih rendah.

Lempung memiliki mineral yang berperan penting dalam kesuburan tanah, karena dapat membantu mempertahankan unsur hara dan air di dalam tanah. Tanah lempung memiliki tekstur alot yang berguna untuk mengikat mineral di dalam tanah dan air.

3. Tanah yang Mengering

Salah satu penyebab terjadinya kekeringan yang umum terjadi di Indonesia disebabkan oleh perubahan iklim yang membuat hujan menjadi jarang turun. Peristiwa alam tersebut sangat berpengaruh pada kualitas tanah.

Tanah kering menyebabkan tanaman tidak tumbuh subur karena kekurangan air, dan juga sangat rentan terhadap kekurangan unsur hara yang dibutuhkan tanaman dalam jumlah kecil maupun besar.

Baca juga: 2 Dampak Perubahan Kimiawi pada Tanah Akibat Pencemaran Tanah

Perubahan tanah karena proses alam dapat berupa pengikisan nutrisi, berkurangnya tingkat kesuburan tanah, dan tanah yang mengering. Pastinya perubahan tanah ini dapat merugikan karena dapat memengaruhi produktivitas tanaman. (MRZ)