3 Puisi Hari Raya Idul Fitri yang Menyentuh Hati

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Idulfitri tinggal menghitung hari. Di momen kemenangan tersebut, umat muslim kerap mengirimkan ucapan selamat baik melalui pesan percakapan hingga ucapan di parcel Lebaran. Selain ucapan singkat, bisa juga mengirimkan puisi Hari Raya Idul Fitri.
Puisi tersebut bisa dikirimkan ke keluarga, sahabat, teman, kolega hingga untuk postingan media sosial. Biasanya isi puisi tentang Hari Raya Idulfitri semangat kebersamaan, harapan baik ke depan bagi diri sendiri, pesan kebaikan hingga saling memaafkan.
Contoh Puisi Hari Raya Idul Fitri Penuh Makna
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), puisi adalah ragam sastra yang memiliki bahasa terikat oleh rima, matra, irama serta penyusunan larik dan bait.
Puisi adalah ungkapan hati seseorang yang dituangkan dalam untaian kata-kata. Bagi yang membacanya pun ada berbagai bentuk emosi yang kerap muncul entah itu bahagia, sedih maupun pilu.
Dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri, ungkapan saling memaafkan maupun ucapan syukur pada Allah Swt bisa dituangkan dalam puisi. Berikut ini beberapa contoh puisi Hari Raya Idul Fitri yang penuh makna dan menyentuh hati.
1. Idul Fitri
Lebaran adalah cara lain kita
Menemukan aku dan kamu
Sebagai anak-anak kenangan yang lugu.
Kita berjalan ke pasar,
Dengan sedikit rasa bahagia mendadak ke luar,
Dari dalam hati yang belum utuh; kita membeli
Sepasang baju koko di toko
Yang awet hingga detik ini,
Sebab kita menjaganya
Sebagaimana menjaga perasaan rindu
Yang bermukim di dada masing-masing
Tidak dipengaruhi perputaran waktu
Dan musim.
(Dikutip dari buku Kumpulan Puisi Jalan Menuju Pulang, Kemas Ferri Rahman, (hal.93)).
2. Di Ujung Ramadan
Berjalan pasti di awal datangnya Ramadan
hadirnya Ramadan kembali mengisi kekosongan diri
dengan segala ibadah penuh keikhlasan
Ramadan telah tiba di penghujung
ada sepi yang melingkupi
namun, setitik cahaya kehangatan muncul bagai pelita
Semangat Ramadan semoga menjadi pribadi kita lebih baik
lebih banyak melakukan kebaikan hingga hidup lebih berkah
Mari niatkan hati untuk saling memaafkan
untuk terhindar benci yang berkepanjangan
Selamat Idulfitri, mohon maaf lahir dan batin.
3. Rindu
Ada sesak yang kerap hadir ketika tiba di penghujung Ramadan
Rumah tempat saya kembali, kini telah tiada
Diri terasa kosong …
Tapi, setiap mendengarkan kalimat tahlil dan tahmid
Ada perasaan magis yang melingkupi.
Ingatan-ingatan baik bersama ayah dan ibu
ketika merayakan Lebaran muncul bak film yang diputar
Hati ini teduh walau air mata menggenang di pelupuk mata.
sesak itu hilang, berganti kerinduan
Kita tidak pernah tahu rancanganNya
tapi, satu yang pasti rancanganNya selalu terbaik.
Mari memaafkan diri, memaafkan orang lain
Mari mendoakan diri dan keluarga kita
Dan menerima apa yang terjadi dengan lapang dada.
Mari sambut Idulfitri dengan penuh suka cita
Baca juga: Jalani Ramadan dengan Semangat Terus Jadi Baik bersama kumparan
Contoh puisi Hari Raya Idul Fitri di atas bisa dijadikan referensi dan refleksi betapa menyambut hari kemenangan ada berbagai rasa kerap hadir di dalam diri seseorang. Selamat menyambut Hari Kemenangan dengan penuh suka cita. (RAN)
