Konten dari Pengguna

3 Puisi tentang Ramadan 3 Bait

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Puisi tentang Ramadan 3 Bait. Sumber: unsplash.com/ Katie Moum
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Puisi tentang Ramadan 3 Bait. Sumber: unsplash.com/ Katie Moum

Puisi tentang Ramadan 3 bait menjadi puisi pendek yang bisa dibacakan secara singkat untuk mengisi acara yang berhubungan dengan bulan suci. Tentunya puisi tersebut memiliki makna yang dalam untuk disampaikan kepada pendengar.

Di sana lah letak fungsi puisi selain sebagai karya sastra, yaitu sebagai media dakwah. Dakwah bisa diselipkan lewat bait-bait puisi yang memiliki kata-kata indah dan meningkatkan keimanan.

Contoh Puisi tentang Ramadan 3 Bait

Ilustrasi Puisi tentang Ramadan 3 Bait. Sumber: unsplash.com/ Kimberly Farmer

Sebelum masuk ke contoh puisi, perlu diketahui apa itu bait. Menurut buku Merentang Horison Kebangsaan: Menguak Jiwa Nasionalisme melalui Pembelajaran Puisi Diponegoro dengan Pendekatan HOTS oleh Nawoto, dkk. (hal. 53), bait adalah susunan harmonis dari larik-larik yang membawa kesatuan makna.

Puisi memiliki kebebasan dalam penulisan bait. Di bawah ini adalah contoh puisi tentang Ramadan 3 bait yang dikutip dari buku Kumpulan Puisi Ramadhan Upgrade Level oleh Remaja Islam Online (hal. 28, 31&32).

Contoh 1

Katanya karya Saripah Nur Aulia

Katanya, Ramadan bulan kemuliaan

Bulan perlombaan orang beriman.

Lomba mendulang pahala, mencari rida-Nya

Akh, kenapa diri bahlul mencernanya

Jika iya, Ramadan adalah perlombaan

Berarti harus ada persiapan menghadap Ramadan

Ada pemenang lomba tanpa persiapan?

Seperti mimpi, diri meminta jadi golongan kanan.

Katanya, Ramadhan adalah ajang pelatihan

Akh, kenapa diri jahil tuk mengerti

Kalau iya Ramadan adalah pelatihan.

Maka implementasi, yang diutamakan.

Contoh 2

Hijrah karya Arfianti Wijaya Wardhani

Ramadan tiba

Kau sambut dengan meriah

Sebab telah lama dinanti

Namun, apa cukup demikian?

Sambutan mewah tiada berarti

Jika amalan baik ditunda nanti

Godaan, rintangan, tantangan

Sudah siap?

Tingkatkan level iman

Lawan hasrat duniawi

Istiqomah di jalan ilahi

Jangan biarkan Ramadan berlalu

Tanpa ada pembenahan diri

Mari hijrah untuk ke janah

Contoh 3

Ampuni Aku oleh Urai Rizki Abri Nova

Engkau datangkan ia lagi dengan penuh kesucian.

Sedangkan aku, masih dalam lingkaran kenajisan.

Engkau datangkan ia lagi dengan harapan

Sedangkan aku, masih berteman akrab dengan keputusasaan.

Engkau datangkan lagi ia dengan membawa ampunan.

Sedangkan aku, masih sibuk berlinang dalam kemaksiatan.

Engkau datangkan lagi ia dengan semesta berkah.

Sedangkan aku, masih saja berbuat bejat dan durhaka

Oh Tuhanku, aku malu sejuta malu

Rahmatmu, engkau datangkan seluruh Sedang aku?

Masih sibuk pada dosa-dosa setiap waktu

Ya Tuhanku, ampuni aku?

Baca juga: Jalani Ramadan dengan Semangat Terus Jadi Baik bersama kumparan

Itulah puisi tentang Ramadan 3 bait yang bagus untuk memeriahkan acara yang berkaitan dengan bulan puasa. (IMA)