3 Struktur Trombosit serta Jumlah Normalnya Pada Tubuh Manusia

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Trombosit memiliki fungsi penting dalam tubuh manusia yaitu melakukan pembekuan darah. Hal ini dapat mencegah pendarahan dalam jumlah banyak ketika terluka. Namun, ada beberapa struktur trombosit yang wajib diketahui terlebih dahulu.
Menurut buku Pengantar Hidup Sehat Siram Jaman oleh Gun Gun Gunansah (2021: 121), trombosit adalah fragmen kecil di dalam darah yang tidak memiliki warna. Trombosit sering juga disebut sebagai keping darah.
3 Struktur Trombosit dan Jumlah Normalnya
Trombosit memiliki beberapa struktur yang wajib diketahui. Keping darah ini memiliki sel yang tak berinti, berbentuk cakram dengan diameter 2 - 4m. Selain itu, keping darah juga didapatkan dari megakariosit yang terdapat dalam sumsum tulang.
Trombosit memiliki jumlah normal sekitar 150.000 - 400.000 keping darah per mikroliter (mcL) pada setiap tubuh manusia. Selain itu, terdapat struktur trombosit yang terdiri dari beberapa macam sel darah. Berikut penjelasan strukturnya.
1. Membran Bilipid dan Membran Protein
Membran bilibid yang ada dalam trombosit memiliki beberapa sel yang disebut dengan glikoprotein. Glikoprotein berfungsi sebagai reseptor permukaan. Pada bagian membran ini dijadikan sebagai tempat berlangsungnya berbagai aktivitas kompleks koagulasi trombosit.
Ada dua bagian glikoprotein yang dimiliki oleh trombosit manusia yang memiliki peran masing-masing, yaitu.
Glikoprotein Ib (GP Ib) merupakan sebuah protein transmembran intrinsik yang memiliki berat molekular sekitar 140 kilodalton. Membran ini menjadi tempat pengikatan faktor willebrand (vWF). Ikatan tersebut berfungsi untuk adhesi trombosit.
Glikoprotein IIb - IIIa (GP IIb - IIIa) adalah sebuah kompleks membran protein yang memiliki kalsium dependent. Bagian ini berfungsi sebagai reseptor fibrinogen untuk agregasi trombosit.
2. Mikrotubular dan Mikrofilamen
Pada struktur di dalam trombosit manusia terdapat mikrotubular dan mikrofilamen. Mikrotubular terletak di bawah membran trombosit dan bentuknya seperti pita melingkar. Terdapat sel tubulin yang berfungsi untuk menunjang sitoskeleton trombosit dan kontraksi sel distimulasi.
Sedangkan, mikrofilamen juga berada di dalam trombosit. Bagian ini terdiri dari aktin yang berfungsi untuk pembentukan trombosit pseudopodia.
3. Sistem Tubular Padat
Selain itu, trombosit juga memiliki struktur bernama sistem tubular padat. Struktur ini memiliki sifat amorphous yang berupa material padat elektron. Struktur ini memiliki sistem yang selektif untuk mengikat kation divalen dan disebut sebagai reservoir.
Baca Juga: Mengenal Fungsi Trombosit dan Proses Pembentukannya
Demikian beberapa informasi tentang struktur trombosit. Pastinya, setiap tubuh manusia memiliki fungsi masing-masing sesuai dengan bentuknya.(AYA)
