Konten dari Pengguna

Mengenal Fungsi Trombosit dan Proses Pembentukannya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi trombosit adalah. Sumber: Pixabay/Brano
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi trombosit adalah. Sumber: Pixabay/Brano

Trombosit adalah salah satu komponen dalam darah yang berfungsi untuk proses pembekuan darah. Trombosit merupakan fragmen kecil dalam darah yang tidak memiliki warna dan sering disebut keping darah.

Menurut buku Pengantar Hidup Sehat Siram Jaman, Gun Gun Gunansah (2021:121), jumlah normal trombosit dalam darah adalah 150.000 hingga 400.000 per mikroliter (mcl). Jika jumlahnya kurang atau bahkan lebih banyak dari batas normal dalam tubuh, maka dapat mengakibatkan suatu gangguan kesehatan atau penyakit.

Fungsi Trombosit bagi Kesehatan Tubuh

Ilustrasi trombosit adalah. Sumber: Pixabay/Daniel Roberts

Fungsi utama trombosit adalah membentuk gumpalan pada saat terjadinya pecah pembuluh darah. Berikut ini adalah fungsi lain dari trombosit bagi kesehatan tubuh.

1. Membantu Proses Pembekuan Darah

Proses trombosit membentuk gumpalan disebut adhesi, kemudian terjadi proses menyumbat pendarahan atau disebut agregasi. Setelah itu, terjadilah pembekuan darah atau koagulasi.

Proses pembekuan darah akan mencegah tubuh kehilangan darah terlalu banyak dari luka yang dialami.

2. Membantu Melawan Virus dan Mencegah Infeksi dalam Tubuh

Selain berperan dalam proses pembekuan darah, trombosit juga dikenal sebagai sel inflamasi yang membantu sistem kekebalan tubuh.

3. Membantu Proses Penyembuhan Luka

Fungsi trombosit berikutnya adalah untuk membantu proses penyembuhan luka. Trombosit akan membentuk jaringan-jaringan fibrinogen yang akan membantu menutup daerah yang mengalami luka supaya segera pulih.

Proses Pembentukan Trombosit dalam Darah

Ilustrasi trombosit adalah. Sumber: Pixabay/Sabin Urcelay

Trombosit diproduksi dalam sumsum tulang belakang dan terbentuk dari ujung-ujung sitoplasma megakariosit yang pecah serta menghasilkan 1000-5000 trombosit. Pembentukan trombosit dari sel punca memerlukan waktu 10 hari.

Proses pembentukan trombosit distimulasi oleh hormon trombopoetin yang dihasilkan oleh organ hati dan ginjal. Masa hidup trombosit dalam darah selama 7 hingga 10 hari.

Trombosit berukuran sangat kecil dengan bentuk bulat atau lonjong. Dapat bergerak aktif sebab mengandung protein rangka sel yang dapat menopang trombosit untuk berpindah dan bergerak cepat ketika terjadi kerusakan pembuluh darah.

Baca juga: Urutan Proses Pembekuan Darah Saat Terjadi Luka

Trombosit adalah komponen dalam darah yang memiliki peran penting sel dalam pembentukan darah. Memiliki trombosit dalam jumlah normal itu sangat penting, supaya keping darah ini dapat berfungsi secara maksimal.

Maka perlu pola makan yang sehat dan istirahat yang cukup supaya kadar trombosit dalam tubuh selalu terjaga dengan baik. (SR)