3 Tujuan Pengolahan Bahan Pangan beserta Contohnya

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam memenuhi kebutuhan makanan, manusia telah melakukan proses pengolahan pangan setiap harinya. Mulai dari pengolahan yang sederhana hingga kompleks. Lalu, apa tujuan pengolahan bahan pangan?
Bahan pangan bisa diartikan sebagai segala bahan yang digunakan untuk membuat makanan dan minuman sebagai sumber nutrisi bagi manusia. Bahan pangan terbagi menjadi dua yaitu nabati dan hewani.
Tujuan Pengolahan Bahan Pangan
Pengolahan bahan pangan merupakan proses mengubah bahan makanan atau pangan mentah menjadi bentuk lain berupa bahan pangan setengah jadi atau yang siap dikonsumsi. Proses tersebut dapat mencakup proses fisik dan kimia yang berbeda.
Dikutip dalam buku Pendidikan Konsumsi Pangan oleh Murdijati Gardjito (2014:177) secara umum tujuan pengolahan bahan pangan yaitu untuk:
Mengubah bahan pangan mentah menjadi makanan setengah jadi atau makanan siap saji sehingga diperoleh produk makanan yang sesuai dengan selera.
Menyiapkan makanan yang siap disajikan atau dikonsumsi.
Mencegah kerusakan makanan atau untuk mengawetkan makanan.
Untuk mencapai tujuan di atas, seseorang perlu memperhatikan kandungan gizi bahan pangan yang diolahnya. Supaya tidak terjadi penurunan secara signifikan selama proses pengolahan.
Dengan begitu makanan yang dihasilkan tidak hanya menarik dari segi penyajian, tapi juga memiliki nilai gizi tinggi. Karena, setiap proses pengolahan memberi dampak berbeda-beda pada kandungan gizi, misal menurunkan kandungan tersebut atau sebaliknya.
Contoh Pengolahan Bahan Pangan
Mencari contoh pengolahan bahan pangan tidaklah sulit. Karena segala sesuatu yang manusia lakukan saat memasak di dapur merupakan bentuk dari kegiatan pengolahan bahan pangan, misalnya seperti:
Merebus: Mengolah bahan makanan dalam cairan yang mendidih pada suhu 100°C.
Mengukus: Mengolah bahan makanan dengan uap air mendidih.
Menggoreng: Mengolah bahan makanan dengan menggunakan lemak atau minyak panas sebagai medium penghantar panas.
Pendinginan: Mengolah bahan makanan untuk mengawetkannya dengan cara menurunkan atau menjaga suhu makanan di antara 0°C dan 8°C dalam waktu dan tempat tertentu.
Membakar: Mengolah bahan makanan dengan memanaskan makanan di atas api secara langsung dengan suhu tinggi dalam waktu singkat.
Memanggang: Mengolah bahan makanan menggunakan panas kering untuk mematangkan makanan. Memanggang bisa dilakukan di oven, di atas abu panas, atau di atas batu panas.
Pengasapan: Mengolah bahan makanan dengan memanfaatkan panas dan asap dari pembakaran bahan seperti kayu, sekam padi, atau tempurung kelapa.
Itulah tujuan pengolahan bahan pangan beserta contohnya. Tidak disadari bahwa setiap hari manusia telah melakukan pengolahan bahan pangan untuk memenuhi salah satu kebutuhan pokoknya yaitu makan. (MRZ)
Baca juga: 7 Contoh Olahan Pangan Setengah Jadi dari Bahan Pangan Umbi-umbian
