Konten dari Pengguna

7 Contoh Olahan Pangan Setengah Jadi dari Bahan Pangan Umbi-umbian

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Contoh Olahan Pangan Setengah Jadi dari Bahan Pangan Umbi-umbian. Sumber: unsplash.com/ Lars Blankers
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Olahan Pangan Setengah Jadi dari Bahan Pangan Umbi-umbian. Sumber: unsplash.com/ Lars Blankers

Contoh olahan pangan setengah jadi dari bahan pangan umbi-umbian yang paling sering dijumpai yaitu berbentuk tepung-tepungan. Misalnya tepung kentang, tepung tapioka dan sebagainya.

Bahan setengah jadi tersebut masih perlu diolah lagi untuk menjadi barang jadi. Tepung itu akan diolah kembali dan menjadi wujud lain berupa kue, keripik, dan makanan lainnya.

Contoh Olahan Pangan Setengah Jadi dari Bahan Pangan Umbi-umbian

Ilustrasi Contoh Olahan Pangan Setengah Jadi dari Bahan Pangan Umbi-umbian. Sumber: unsplash.com/ unsplash+

Mengutip dari Pangan Nusantara Karakteristik dan Prospek untuk Percepatan Diversifikasi Pangan oleh Murdijati Gardjito (2013:375), hasil panen umbi-umbian perlu dijadikan bahan setengah jadi berupa tepung atau pati untuk produk olahan pangan selanjutnya.

Teknologi penepungan atau cara pembuatan tepung pati pada umbi-umbian itu pada dasarnya sama dalam membuat tapioka dari ubi kayu, garut, ganyong, dan umbi- umbi lainnya. Contoh olahan pangan setengah jadi dari bahan pangan umbi-umbian adalah sebagai berikut.

  1. Tepung tapioka: terbuat dari pati singkong.

  2. Tepung kentang: dibuat dari pati kentang.

  3. Tepung ganyong: terbuat dari umbi ganyong.

  4. Gaplek: dibuat dari singkong.

  5. Tiwul: dibuat dari tepung gaplek.

  6. Tepung talas: dari umbi talas.

  7. Opak: terbuat dari singkong.

Baca juga: Pengertian Umbi beserta Jenis dan Contohnya

Tujuan Pengolahan Bahan Makanan

Ilustrasi Contoh Olahan Pangan Setengah Jadi dari Bahan Pangan Umbi-umbian. Sumber: unsplash.com/ JESHOOTS.COM

Pengolahan bahan makanan menjadi bentuk setengah jadi memiliki beberapa tujuan yang baik. Di bawah ini adalah penjelasan mengapa umbi-umbian dibuat menjadi olahan pangan setengah jadi.

  1. Mengurangi kadar air dalam umbi-umbian untuk memperlambat masa pembusukan atau kerusakan jaringan pada umbi. Kadar air yang lebih tinggi dalam umbi akan membuat bahan pangan lebih cepat membusuk.

  2. Membuat umbi-umbian lebih mudah diolah dan mempersingkat waktu pengolahannya. Misalnya singkong utuh butuh waktu 45 menit untuk menjadi matang, namun jika tepung singkong dimasak hanya butuh waktu 20 menit saja. Olahan juga bisa jadi lebih bervariasi.

  3. Menjadikan tepung pati sebagai bahan campuran makanan yang lebih praktis. Misalnya untuk pengental tumisan, bubur dan lain sebagainya.

Contoh olahan pangan setengah jadi dari bahan pangan umbi-umbian yang telah dijelaskan di atas merupakan bentuk olahan umbi yang dijadikan tepung dan bentuk makanan setengah jadi lainnya. (IMA)