Konten dari Pengguna

30 Contoh Tembung Rangkep dalam Bahasa Jawa

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Contoh Tembung Rangkep. Sumber: Pexels/Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Tembung Rangkep. Sumber: Pexels/Pixabay

Dalam bahasa Jawa ada berbagai macam tembung yang dapat dipelajari. Salah satu jenisnya adalah tembung rangkep.Diketahui, ada berbagai contoh tembung rangkep dalam bahasa Jawa yang dapat ditemukan dalam percakapan sehari-hari.

Pada dasarnya, tembung rangkep memiliki ciri khusus yaitu terdiri dari dua suku kata, berwujud kata yang sama dan diulang, serta menunjukkan makna gramatis atau sesuai dengan tata bahasa Jawa. Tembung rangkep juga umumnya tidak mengubah golongan kata.

Jenis-Jenis Tembung Rangkep

Ilustrasi Contoh Tembung Rangkep. Sumber: Pexels/Farhan Abas

Tembung rangkep adalah tembung lingga (kata dasar) yang diucapkan dua kali atau berulang. Dalam bahasa Indonesia, tembung rangkep disebut sebagai kata ulang atau reduplikasi. Salah satu contoh tembung rangkep dalam bahasa Jawa dapat ditemukan dalam kata mlaku-mlaku.

Tembung rangkep pada dasarnya dibagi menjadi berbagai jenis. Jenis-jenis inilah yang nantinya akan menghasilkan berbagai bentuk dari tembung rangkep. Berikut beberapa jenis dari tembung rangkep dalam bahasa Jawa yang dapat diketahui.

  • Tembung rangkep dwipurwa yang merupakan jenis tembung rangkep yang hanya mengulang bagian depan tembung lingganya

  • Tembung rangkep dwilingga padha swara, yaitu tembung rangkep yang tembung lingga-nya diulang secara keseluruhan dan diucap dua kali.

  • Tembung rangkep dwilingga salin swara, tembung rangkep yang tembung lingga-nya diulang secara keseluruhan namun terdapat huruf vokal yang diganti

  • Tembung rangkep dwilingga murni, yaitu tembung rangkep yang tembung lingga-nya memiliki pengulangan secara murni.

  • Tembung rangkep dwiwasana, yang merupakan tembung rangkep yang hanya mengulang bagian belakang tembung lingga-nya.

Contoh Tembung Rangkep

Ilustrasi Contoh Tembung Rangkep. Sumber: Pexels/Lil Artsy

Setelah memahami lima jenis tembung rangkep, ada beberapa contoh dari tembung rangkep yang dapat diperhatikan. Mengutip buku Pepak Lan Wasis Basa Jawa karya Febyardini Dian (2008:179) berikut beberapa contoh tembung rangkep.

  1. Mlaku-Mlaku

  2. Bapak-Bapak

  3. Abang-Abang

  4. Kewan-Kewan

  5. Kanca-Kanca

  6. Ibu-Ibu

  7. Buku-Buku

  8. Meja-Meja

  9. Omah-Omah

  10. Tuku-Tuku

  11. Mloka-Mlaku

  12. Mloya-Mlayu

  13. Bola-Bali

  14. Wira-Wiri

  15. Thingak-Thinguk

  16. Untag-Unteg

  17. Gonta-Ganti

  18. Molak-Malik

  19. Andheng-Andheng

  20. Ondhe-Ondhe

  21. Athi-Athi

  22. Undur-Undur

  23. Laku : Lelaku

  24. Mala : Memala

  25. Tuku : Tetuku

  26. Guyu : Geguyu

  27. Nyuwek : Nyuwewek

  28. Cuwo : Cuwowo

  29. Busik : Besisik

  30. Bunyik : Benyinyik

Baca juga: 30 Contoh Tembung Entar dalam Bahasa Jawa dan Artinya

Tembung rangkep merupakan salah satu jenis tembung dalam bahasa Jawa yang hingga kini masih banyak digunakan. Contoh tembung rangkep juga dapat dengan mudah ditemukan serta dimengerti oleh pelajar maupun mahasiswa. (BAI)