Konten dari Pengguna

4 Ayat Al-Qur'an Tentang Maulid Nabi yang Perlu Diketahui Umat Muslim

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi 4 ayat Al-Qur’an tentang Maulid Nabi. Sumber: Pixabay/Essams
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi 4 ayat Al-Qur’an tentang Maulid Nabi. Sumber: Pixabay/Essams

Perayaan Maulid Nabi bukan hanya sekadar seremoni, tetapi juga menjadi momen untuk kembali mengingat perjuangan serta ajaran Nabi Muhammad SAW dalam menyebarkan Islam. Ada 4 ayat Al-Qur’an tentang Maulid Nabi penting diketahui umat muslim, sebagai pedoman untuk meneladani akhlak mulia beliau.

Dikutip dari buku Jalan Damai Rasulullah, Fuad Rahmat (2021:17), Maulid Nabi hingga kini masih dirayakan dan tercatat dalam kalender Islam sebagai warisan dari budaya umat Islam.

4 Ayat Al-Qur’an Tentang Maulid Nabi yang Penting untuk Diketahui Umat Muslim

Ilustrasi 4 ayat Al-Qur’an tentang Maulid Nabi. Sumber: Pixabay/Konevi

Hari kelahiran Nabi Muhammad saw dirayakan oleh umat Islam setiap tahun pada tanggal 12 Rabiul Awal dalam kalender Hijriyah. Peringatan ini merupakan wujud kecintaan dan penghormatan kepada Rasulullah, serta menjadi momentum untuk merenungkan kembali ajaran dan teladan beliau.

Berikut ini 4 ayat Al-Qur’an tentang Maulid Nabi, penting untuk diketahui oleh umat muslim.

1. Surat Yunus Ayat 58

قُلْ بِفَضْلِ اللّٰهِ وَبِرَحْمَتِهٖ فَبِذٰلِكَ فَلْيَفْرَحُوْاۗ هُوَ خَيْرٌ مِّمَّا يَجْمَعُوْنَ

Artinya:

"Katakan lah (Nabi Muhammad), 'Dengan karunia Allah dan rahmat-Nya itu, hendaklah mereka bergembira. Itu lebih baik daripada apa yang mereka kumpulkan'."

2. Surat Ali Imran

لَقَدْ مَنَّ اللّٰهُ عَلَى الْمُؤْمِنِيْنَ اِذْ بَعَثَ فِيْهِمْ رَسُوْلًا مِّنْ اَنْفُسِهِمْ يَتْلُوْا عَلَيْهِمْ اٰيٰتِهٖ وَيُزَكِّيْهِمْ وَيُعَلِّمُهُمُ الْكِتٰبَ وَالْحِكْمَةَۚ وَاِنْ كَانُوْا مِنْ قَبْلُ لَفِيْ ضَلٰلٍ مُّبِيْنٍ

Artinya:

"Sungguh, Allah benar-benar telah memberi karunia kepada orang-orang mukmin ketika (Dia) mengutus di tengah-tengah mereka seorang Rasul (Muhammad) dari kalangan mereka sendiri yang membacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya, menyucikan (jiwa) mereka, dan mengajarkan kepada mereka Kitab Suci (Al-Qur'an) dan hikmah. Sesungguhnya mereka sebelum itu benar-benar dalam kesesatan yang nyata."

3. Surat Al-Anbiya ayat 107

وَمَآ اَرْسَلْنٰكَ اِلَّا رَحْمَةً لِّلْعٰلَمِيْنَ

Artinya:

"Kami tidak mengutus engkau (Nabi Muhammad), kecuali sebagai rahmat bagi seluruh alam."

4. Surat Ash-Shaff ayat 6

اۢ بِرَسُوْلٍ يَّأْتِيْ مِنْۢ بَعْدِى اسْمُهٗٓ اَحْمَدُۗ فَلَمَّا جَاۤءَهُمْ بِالْبَيِّنٰتِ قَالُوْا هٰذَا سِحْرٌ مُّبِيْنٌ

Artinya: (Ingatlah) ketika Isa putra Maryam berkata, "Wahai Bani Israil, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu untuk membenarkan kitab (yang turun) sebelumku, yaitu Taurat, dan memberi kabar gembira tentang seorang utusan Allah yang akan datang setelahku yang namanya Ahmad (Nabi Muhammad)." Akan tetapi, ketika utusan itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, mereka berkata, "Ini adalah sihir yang nyata."

4 ayat Al-Qur’an tentang Maulid Nabi dapat mengingatkan kembali umat muslim akan kebesaran Nabi Muhammad saw. (EA)

Baca juga: Bagaimana Ketentuan Lam Jalalah yang Dibacakan Tarqiq