4 Contoh Alat Matematika Berbasis Non Elektronik

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam belajar, kerap digunakan beberapa alat peraga matematika yang memudahkan guru untuk menjelaskan berbagai materi untuk siswa. Adapun contoh alat matematika berbasis non elektronik misalnya kerangka bangun ruang.
Alat yang berbasis non elektronik artinya tidak menggunakan listrik maupun baterai sebagai pendukungnya. Biasanya alat-alat tersebut dibuat sendiri ataupun berasal dari bahan berupa plastik, kertas, dan sebagainya.
Pengertian dan Contoh Alat Matematika Berbasis Non Elektronik
Mengutip dari Alat Peraga Matematika oleh Lisa Musa, S.Pd., M.Pd. (2018:1), pengertian alat peraga matematika yaitu alat yang digunakan untuk mempermudah penyampaian materi matematika.
Dengan alat tersebut, diharapkan proses pembelajaran matematika dapat lebih efektif dan efisien, memotivasi siswa agar semagat mengikuti pelajaran dan lebih paham terhadap materi yang diajarkan.
Di bawah ini adalah beberapa contoh alat matematika berbasis non elektronik yang sering digunakan oleh siswa di sekolah.
1. Jangka
Jangka merupakan alat bantu matematika yang berfungsi untuk menggambar pola-pola tertentu secara simetris. Misalnya lingkaran.
Bentuk jangka memiliki ujung lancip dan pemegang pensil di sisi lainnya. Ujung lancip digunakan sebagai titik pusat agar gambar lingkaran yang dihasilkan bisa bulat sempurna.
2. Kerangka Bangun Ruang
Kerangka bangun ruang terbuat dari kertas karton. Dengan alat ini, siswa dapat melihat bahwa sebuah bangun dapat dibentuk dari kerangka tersebut. Misalnya kerangka kubus yang ternyata dibentuk dari 8 persegi.
Begitu juga dengan kerangka bangun ruang lainnya, seperti balok yang terdiri dari empat persegi panjang dan dua persegi.
3. Papel (Papan Pelangi)
Papan pelangi dibuat dari kertas karton yang ditempel kertas warna-warni berisi angka. Fungsi papel ini adalah sebagai alat bantu untuk menjelaskan materi faktor kelipatan bilangan dan kelipatan persekutuan terbesar (KPK) dalam matematika.
Warna yang sama menunjukkan hubungan faktor di antara masing-masing bilangan yang ditempel pada papan.
4. Tangga Konversi
Tangga konversi dapat dibuat dari balok kayu atau plastik. Tangga ini berfungsi sebagai alat bantu yang memudahkan siswa mengubah satuan dalam matematika. Misalnya mengubah satuan kg menjadi g, dm menjadi m dan satuan-satuan lainnya.
Lima contoh alat matematika berbasis non elektronik yang telah disebutkan di atas memiliki fungsi sebagai alat bantu dan peraga dalam belajar. Dengan digunakannya alat-alat tersebut, proses pembelajaran akan jauh lebih efektif. (IMA)
Baca juga: Rumus Luas Selimut Tabung dalam Matematika dan Contoh Soalnya
