Konten dari Pengguna

4 Contoh Kalimat Denotatif dan Konotatif Lengkap

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Contoh Kalimat Denotatif   Sumber Unsplash/Allison Saeng
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Kalimat Denotatif Sumber Unsplash/Allison Saeng

Berdasarkan fungsinya, makna kata terbagi atas denotatif dan konotatif. Contoh kalimat denotatif dan konotatif akan disajikan untuk mengetahui perbedaannya. Dengan begitu, siswa bisa lebih memahami kedua makna kata tersebut.

Apalagi tiap kata memiliki makna berbeda menurut aspeknya. Kata sebagai satuan dari bahasa terdiri dari dua aspek, yaitu aspek bentuk (ekspresi) dan aspek isi (makna).

4 Contoh Kalimat Denotatif dan Konotatif yang Mudah Dipahami

Ilustrasi Contoh Kalimat Denotatif Sumber Unsplash/Sincerely Media

Dikutip dari Buku Pintar Bahasa Indonesia SD untuk Kelas 4, 5, 6, Enung Nuraeni, Tim Elpena (2010:131), denotatif adalah makna kata yang sesungguhnya. Berikut adalah beberapa contoh kalimat denotatif dan konotatif dalam Bahasa Indonesia untuk siswa.

1. Contoh kata bunga pada kalimat denotatif dan konotatif adalah sebagai berikut.

  • Bunga Melati itu baunya harum.

  • Bunga desa itu sekarang sudah menjadi dokter.

Kata bunga pada kalimat pertama mengandung makna denotatif yang artinya jenis bunga (Melati). Sedangkan kata bunga desa di kalimat kedua mengandung makna konotatif yang berarti gadis tercantik.

2. Contoh kata amplop pada kalimat denotatif dan konotatif adalah sebagai berikut.

  • Surat lamaran itu dimasukkan ke dalam amplop sebelum diberikan.

  • Para petugas menerima amplop sehingga koruptor itu lolos dari hukuman.

Kata amplop pada kalimat pertama mengandung makna denotatif yang artinya tempat surat. Sedangkan kata amplop di kalimat kedua mengandung makna konotatif yang berarti sogokan atau suap.

3. Contoh kata cakar ayam pada kalimat denotatif dan konotatif adalah sebagai berikut.

  • Padi yang sedang dijemur itu dicakar ayam.

  • Tulisanmu sulit dibaca, seperti cakar ayam.

Kata cakar ayam pada kalimat pertama mengandung makna denotatif yang artinya diacak-acak. Sedangkan kata cakar ayam di kalimat kedua mengandung makna konotatif yang berarti acak-acakan atau tulisan jelek.

4. Contoh kata rumah pada kalimat denotatif dan konotatif adalah sebagai berikut.

  • Rumah sengketa di Solo itu memiliki luas 147 meter persegi.

  • Engkau adalah sahabat yang sudah kuanggap rumah.

Kata rumah pada kalimat pertama mengandung makna denotatif yang artinya tempat tinggal. Sedangkan kata rumah di kalimat kedua mengandung makna konotatif yang berarti tempat ternyaman.

Baca juga: Pengertian Makna Konotasi dan Denotasi Lengkap dengan Contohnya

Demikian 4 contoh kalimat denotatif dan konotatif yang mudah dipahami. Jadi, bisa disimpulkan bahwa kata bermakna denotatif berisi informasi atau pernyataan yang bersifat faktual, dan digunakan dalam tulisan ilmiah serta percakapan resmi.(DK)