4 Contoh Kalimat Pasif dan Strukturnya dalam Bahasa Indonesia

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh kalimat pasif merupakan salah satu jenis kalimat yang sebenarnya sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Biasanya, kalimat jenis ini digunakan saat ingin menyampaikan pesan mengenai perbuatan atau tindakan yang dilakukan suatu subjek.
Meski sering digunakan sehari-hari, nyatanya kalimat pasif tidak bisa sembarang digunakan dalam semua konteks. Terdapat struktur yang harus diperhatikan dalam membuat kalimat pasif sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia. Berikut ulasan lengkapnya.
Contoh Kalimat Pasif dan Strukturnya
Sebelum memahami lebih jauh tentang contoh dan struktur kalimat pasif, sebaiknya ketahui lebih dulu pengertian dari kalimat pasif. Dikutip dari buku Relasi Bahasa Indonesia dan Bahasa Hukum Indonesia yang ditulis oleh Dr. H. Bachrudin, S.H., M.Kn. (2023:158), kalimat pasif merupakan kalimat yang mengandung makna subjek menerima atau dikenai suatu tindakan atau perbuatan yang disebut dalam predikat.
Subjek pada kalimat pasif digambarkan sebagai pelaku yang dikenai suatu tindakan atau perbuatan. Karena itu, yang menjadi fokus dalam sebuah kalimat pasif adalah subjek yang dikenai tindakan atau perbuatan.
Biasanya, kalimat pasif lebih sering digunakan dalam teks ilmiah, penulisan formal, esai, atau laporan yang pada dasarnya ditujukan untuk menyampaikan informasi. Adapun penggunaan kalimat pasif sah-sah saja digunakan dalam komunikasi sehari-hari, namun perlu disesuaikan lagi dengan konteks dan tujuan komunikasinya.
Baca Juga: Kalimat Pasif dan Aktif: Perbedaan dan Penggunaanya
Pada dasarnya, struktur kalimat pasif terdiri dari Subjek + Predikat + Pelaku/Objek + Keterangan. Agar lebih mudah dipahami, berikut uraian lengkapnya.
Predikat berimbuhan di-, ter-, ke-an, dan ter-an. Selain itu, subjek yang bergabung dengan predikat bisa berupa jenis kata ganti orang.
Subjek yang bergabung dengan predikat, bisa berupa jenis-jenis kata ganti orang, baik orang pertama (ku-), orang kedua (kau-), maupun orang ketiga (-nya) yang mengikuti kata kerja berimbuhan.
Subjek pada kalimat aktif menjadi objek pada kalimat pasif.
Objek pada kalimat aktif menjadi subjek pada kalimat pasif.
Biasanya terdapat kata “oleh” atau “dengan” di dalam sebuah kalimat pasif.
Berdasarkan penjelasan struktur di atas, berikut 4 contoh kalimat pasif yang perlu dipahami.
Piala itu diperebutkan oleh semua sekolah se-Jakarta.
Kursi ini dibuat oleh tukang kayu terbaik.
Mangga ini dibeli Ibu di pasar.
Kesuksesan dapat diraih dengan usaha dan doa.
Sekian penjelasan mengenai 4 contoh kalimat pasif dan strukturnya dalam bahasa Indonesia. Semoga ulasan ini dapat menambah wawasan seputar penggunaan kalimat pasif dalam kehidupan sehari-hari. (YAS)
