4 Contoh Konsep Lokasi dalam Geografi

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ada banyak contoh konsep lokasi dalam geografi yang perlu dipelajari. Konsep lokasi merupakan salah satu konsep dasar dalam ilmu geografi yang sangat penting untuk dipahami.
Secara umum, konsep ini merujuk pada posisi suatu tempat di permukaan bumi. Dalam geografi, lokasi dibagi menjadi dua jenis, yaitu lokasi absolut dan lokasi relatif. Keduanya memiliki peran yang berbeda.
Contoh Konsep Lokasi
Konsep lokasi dalam geografi memiliki peran yang berbeda dalam menentukan posisi suatu tempat. Selain itu, konsep tersebut juga memiliki peran dalam menentukan bagaimana tempat tersebut berhubungan dengan lingkungan sekitarnya.
Dengan memahami konsep lokasi, masyarakat dapat lebih baik dalam merencanakan, mengelola, dan memanfaatkan ruang di sekitar, serta memahami dinamika yang terjadi di berbagai wilayah di dunia. Lokasi tersebut terdiri dari absolut dan relatif.
Lokasi absolut adalah posisi suatu tempat yang dinyatakan dengan koordinat tertentu di peta. Berbeda dengan lokasi absolut, lokasi relatif adalah posisi suatu tempat yang ditentukan berdasarkan hubungannya dengan tempat lain.
Dikutip dari buku Explore Geografi, Sri dkk (2022), lokasi relatif bersifat dinamis, karena tergantung pada perubahan lingkungan dan faktor lainnya. Berikut contoh wajib lokasi yang perlaku
Contoh lokasi absolut: Misalnya garis lintang dan garis bujur. Misalnya, lokasi absolut Jakarta adalah 6°12′ S, 106°48′ E. Artinya, Jakarta terletak pada 6 derajat 12 menit di sebelah selatan garis khatulistiwa dan 106 derajat 48 menit di sebelah timur garis bujur nol derajat. Lokasi absolut bersifat tetap dan tidak berubah. Sehingga dapat digunakan untuk mengidentifikasi tempat dengan sangat akurat. Koordinat geografis ini sangat berguna dalam navigasi, pemetaan, dan berbagai aplikasi teknologi seperti GPS.
Contohnya lokasi relatif: Bandung dapat dikatakan terletak di sebelah selatan Jakarta dan memiliki iklim yang lebih sejuk. Dalam hal ini, lokasi relatif Bandung diukur berdasarkan hubungannya dengan Jakarta, yang mungkin berubah sesuai dengan kondisi transportasi atau perkembangan wilayah di sekitarnya. Lokasi relatif juga dapat memberikan informasi mengenai aksesibilitas, keterhubungan, serta nilai strategis suatu tempat.
Contoh penerapan konsep lokasi: Dalam kehidupan sehari-hari, konsep lokasi sangat berpengaruh dalam berbagai aspek. Misalnya, dalam perencanaan kota, lokasi absolut digunakan untuk menentukan zona-zona tertentu seperti area perumahan, industri, dan komersial. Sementara itu, lokasi relatif berperan dalam menentukan seberapa mudah akses ke fasilitas umum seperti sekolah, rumah sakit, dan pusat perbelanjaan.
Contoh lain: Dalam perdagangan internasional, lokasi relatif sangat penting dalam menentukan rute perdagangan. Pelabuhan Singapura, misalnya, memiliki lokasi relatif yang sangat strategis di persimpangan jalur perdagangan utama dunia. Hal ini membuat Singapura menjadi salah satu pusat perdagangan terpenting di dunia.
Itulah beberapa contoh konsep lokasi yang menarik untuk diketahui. Pemahaman konsep tersebut akan membantu masyarakat dalam memaksimalkan potensi-potensi yang ada di lingkungannya. (Msr)
Baca juga: 5 Perbedaan Antara Objek Material dan Formal Geografi
